• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Pesisir Pantai Pulau Popole Pandeglang Tercemar Batu Bara

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Minggu, 22 Desember 2024 09:26
in Utama
0
Pesisir Pantai Pulau Popole Pandeglang Tercemar Batu Bara

Warga Desa Cigondang Warga Desa Cigondang tengah mengecek kondisi Pantai Pulau Popole yang tercemari batu bara, Rabu,18 Desember 2024.

0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Pesisir pantai dan laut sekitar Pulau Popole di Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang diduga tercemari batu bara. Batu bara itu berasal dari Kapal Tongkang TB Titan 27/BG Titan 14 yang kandas saat akan menuju PLTU Banten 2 Labuan.

Kandasnya Kapal Tongkang itu terjadi karena kondisi perairan Selat Sunda tepatnya di perairan Pulau Popole terjadi gelombang tinggi.

Hal itu sesuai dari prakiraan BMKG terkait kondisi Pantai Selat Sunda di awal Desember mengalami gelombang tinggi. Selain membuat kapal tongkang kandas, menyebabkan terjadinya banjir Rob di pesisir Pantai Cigondang dan Pantai Teluk Labuan.

Kondisi cuaca buruk itulah yang menyebabkan Kapal Tongkang bermuatan 7300 Metrik Ton batu bara kandas sebelum tujuan. Akibat kandas menyebabkan muatan batu bara tumpah ke laut dan sampai ke pesisir pantai Pulau Popole.

Warga Labuan Suherman, kandasnya kapal tongkang itu terjadi pekan lalu.

“Saat kondisi cuaca buruk. Terjadi gelombang tinggi yang membuat kapal tongkang kandas dekat tepi Pantai Pulau Popole,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 19 Desember 2024.

Pada saat pertama kali kandas, muatan batu bara masih aman. Belum tumpah ke laut.

“Namun setelah beberapa dihantam gelombang tinggi membuat kapal semakin bergeser ke perairan dangkal. Hingga akhirnya membuat muatan batu bara tumpah ke laut,” katanya.

Tumpahan batu bara itu menyebabkan laut yang menjadi lokasi mancing para nelayan tercemar oleh batu bara. Bahkan material batu bara sampai ke tepi pantai Pulau Popole.

“Saya harapkan agar pihak perusaan pemilik kapal tongkang agar bertanggungjawab. Untuk membersihkan batu bara yang tumpah dan menarik kembali kapal tongkang dari perairan Pulau Popole,” katanya.

Humas PLTU Banten 2 Labuan Shandy Helmi mengungkapkan, PLTU Labuan kepada PT SIS melalui PT SWE (PT Sinar Wijaya Energi) telah meminta untuk segera menindaklanjuti dampak sosial dan lingkungan akibat batu bara tumpah di perairan Pulau Popole.

“Yaitu untuk melaksanakan pembersihan batu bara. Kemudian rehabilitasi terumbu karang, dan hal-hal yang bersifat positif,” katanya

Selanjutnya, Shandy Helmi mengatakan, bahwa waktu kejadian kapal tongkang kandas itu pada 2 Desember 2024. Saat itu PLTU tengah mendapatkan pengiriman baru bara dari Palembang.

“Akan tetapi sebelum sampai ke tujuan kapal tongkang alami kandas karena cuaca buruk,” katanya.

Kapal Tongkang mengalami kandas itu memiliki nama lambung kapal TB Titan 27/BG 14 sudah lepas jangkar di sekitaran dekat Pulau Popole.

“Lepas jangkar dilakukan dikarenakan memang belum giliran Tongkang tersebut untuk melakukan bongkar di wilayah PLTU. Dari pihak Tongkang sudah memberikan informasi kepada pihak PLTU Banten 2 Labuan, bahwa terindikasi Kapal Tongkang tidak bisa merapat ke Dermaga PLTU Banten 2 Labuan arena cuaca buruk,” katanya.

Kemudian dari mereka pun sudah melaporkan kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Labuhan.

“Namun karena cuaca buruk akhir kapal tongkang kandas. Dengan muatan batu bara masih penuh,” katanya.

Pada saat itu, muatan batu bara masih aman. Namun kondisi cuaca buruk terus berlangsung hingga menyebabkan kapal tongkang karam.

“Karamnya kapal tongkang itu pada tanggal 4 Desember 2024. Dari situ barulah muatan batu bara mulai tumpah ke laut,” katanya.

Shandy mengungkapkan, setelah kapal itu karam, ia telah menghubungi tiga perusahaan pengirim batu bara. Yaitu pemilik Tongkang dari PT TLP (PT Trans Logistik Perkasa), pemilik Batu Bara PT SWE (PT Sinar Wijaya Energi) dan transportirnya PT SIS (Srikandi Indah Sentosa).

“Kami hubungi mereka dan meminta agar dapat menyelesaikan permasalahan ini. Baik dari segi dampak sosial maupun lingkungan,” katanya.

Ketika ditanya, apakah saat ini kebutuhan batu bara PLTU masih tercukupi, Shandy menerangkan, kalau kebutuhan batu bara masih tercukupi 20 hari Operasi Pembangkit (HOP).

“Dan untuk ketersedian listrik terutama di wilayah Kabupaten Pandeglang khususnya Banten ini aman terkendali,” katanya.

Termasuk juga cadangan batu bara dapat dipastikan aman untuk dua unit sebesar total di PLTU Banten 2 Labuan sebanyak 600 Mega Watt.

“Adanya kejadian satu Kapal Tongkang kemarin tidak sampai mengganggu produksi kami,” katanya.

Perwakilan dari PT TLP (PT Trans Logistik Perkasa) selaku pemilik Kapal Tongkang mengatakan, kalau kapal itu karam karena faktor cuaca buruk.

“Kalau memang nanti sudah membaik maka akan kita tarik,” katanya.

Repoter: Purnama Irawan

Editor: Aditya

Tags: Batu barakabupaten pandeglangkapal tongkangkapal tongkang kandaspltu bantenpltu banten 2 labuanpt sispt tlppulau popolepulau popole tercemar batu bara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ketua DPRD Dukung Musda VI KNPI Kota Serang

Next Post

Hoax Lowongan Kerja Program Makan Bergizi Gratis

Next Post
Hoax Lowongan Kerja Program Makan Bergizi Gratis

Hoax Lowongan Kerja Program Makan Bergizi Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

by Abdul Rozak
Senin, 7 September 2026 22:20
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Partai Golkar Provinsi Banten turun tangan membantu masyarakat mengantisipasi dampak negatif abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak...

Ribuan Pelayat Padati Rumah Duka KH Ahmad Fudholi di Sindang Sono

Ribuan Pelayat Padati Rumah Duka KH Ahmad Fudholi di Sindang Sono

by Mulyadi
Senin, 7 September 2026 18:36
0

Pelayat KH Ahmad Fudholi.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.