PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang telah mengidentifikasi tujuh titik rawan macet yang diprediksi akan terjadi selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Lokasi-lokasi ini tersebar di sejumlah ruas jalan yang mengarah ke destinasi wisata di Pandeglang.
Kepala Dishub Pandeglang, Rudiyanto, menjelaskan bahwa pemetaan titik kemacetan ini telah dilakukan secara menyeluruh dan berdasarkan survei lapangan rutin setiap tahunnya. “Hasil pemetaan untuk Nataru menunjukkan ada tujuh titik rawan kemacetan yang sudah kami identifikasi,” ujarnya saat diwawancarai RADARBANTEN.CO.ID pada Selasa, 24 Desember 2024.
Titik-titik rawan kemacetan tersebut antara lain meliputi jalur dari pintu tol Rangkasbitung menuju Kadubanen Pandeglang, pintu tol Serang menuju Pandeglang, serta beberapa titik di pusat kota seperti Jalan Raya Cigadung, Pasar Pandeglang, Alun-Alun Pandeglang, simpang Cipacung, Jalan Raya Mengger, dan kawasan wisata Carita.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub Pandeglang akan memberlakukan pembatasan bagi kendaraan besar seperti truk di wilayah perkotaan. “Kami melarang kendaraan besar seperti truk untuk melintasi area perkotaan. Mereka bisa menggunakan alternatif jalan seperti Jalan Raya AMD Lintas Timur,” jelas Rudiyanto. Namun, kendaraan pengangkut logistik dan kebutuhan pokok tetap diperbolehkan melintas, sesuai kesepakatan dengan Polres Pandeglang.
Dishub juga menyiapkan personel khusus yang akan berkolaborasi dengan aparat kepolisian dan pihak terkait di pos-pos pengamanan dan pelayanan di jalur-jalur menuju kawasan wisata. “Kami akan menerjunkan sekitar 50 personel untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di pos pelayanan gabungan,” tambah Rudiyanto.
Editor : Merwanda

