TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengaku proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) prosesnya masih sangat panjang.
Menurut Benyamin, progres terakhir dari proyek ini adalah pihaknya telah membuka lelang tender perusahaan yang mampu mengelola proyek bernilai investasi Rp 3,2 triliun ini.
Menurutnya, sudah ada 50 perusahaan yang ikut dalam tender proyek ini. Dari 50 perusahaan tersebut akan dipilih satu perusahaan membentuk konsorsium, namun sejauh ini belum mengerucut kepada pemenang lelang.
Selain itu, dirinya juga masih menghitung kekuatan anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah karena proyek ini akan dibebankan melalui APBD. “Karena kerjasama ini akan puluhan tahun,” ujarnya, pada Senin 6 Januari 2025 lalu.
Setelah melalui proses tersebut, proyek masuk pada studi analisa dampak lingkungan (amdal), mendapat persetujuan DPRD sampai kemudian baru dilakukan perjanjian kerjasama
“Jadi tahapannya masih, masih sangat panjang,” tandasnya.
Editor: Mastur Huda












