LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Data Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak antrean tunggu calon jemaah haji mencapai 16 ribu orang. Untuk itu, calon Jemaah haji yang mendaftar hari ini diperkirakan baru akan berangkat 25 tahun ke depan atau 2050.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lebak Halimatussadiah mengatakan, daftar tunggu itu dari jumlah pendaftar calon jemaah haji yang mencapai 16 ribu orang lebih.
“Ya, daftar sekarang estimasinya 25 atau tahun 2050,” katanya, Selasa 25 Februari 2025.
Menurutnya, untuk mengurangi lamanya daftar tunggu, pemerintah daerah dan Kanwil Kemenag Provinsi Banten setiap tahun selalu mengusulkan penambahan kuota jemaah kepada Pemerintah Pusat.
“Semoga ada optimalisasi (untuk mengurai antrean daftar tunggu haji),” katanya.
Sementara untuk tahun 2025 ini sebanyak 670 calon jemaah haji asal Kabupaten Lebak akan menunaikan rukun Islam kelima.
Rincian estimasi yang akan berangkat menunaikan rukun Islam ke-5 ini, yaitu 448 orang jemaah urut porsi daftar pada 2013, 61 orang prioritas lansia di atas 82 tahun, dan 161 jemaah haji cadangan.
“Estimasi jumlah jemaah haji berangkat tahun 2025 ini juga tergantung dari pelunasan biaya penyelenggaran ibadah haji (BPIH),” jelasnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kemenag Lebak Badrusalam mengatakan, mekanisme penentuan daftar calon haji yang dapat diberangkatkan sesuai jadwal tunggunya. Yaitu, mereka yang telah terdaftar datanya di Kanwil Kemenag Banten.
Untuk pemberangkatan calon jemaah haji bukan kewenangan Kemenag Lebak yang menentukan. Karena, pemberangkatan atau penentuan pemberangkatan jemaah haji masih menggunakan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (siskohat).
“Jangan percaya bila ada orang atau oknum yang mengaku dapat mempercepat keberangkatan,” tukasnya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











