LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak mendukung program beasiswa untuk mahasiswa kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Program tersebut dinilai akan menjadi solusi dalam mengatasi kekurangan tenaga medis di Kabupaten Lebak.
Diketahui, hingga kini Lebak masih kekurangan tenaga medis. Bahkan, dalam beberapa kali rekrutmen aparatur sipil Negara (ASN), formasi untuk dokter tidak ada yang mendaftar. Khususnya untuk penempatan di puskesmas yang ada di daerah pelosok Lebak.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak M Agil Zulfikar menyatakan, program beasiswa untuk mahasiswa kedokteran yang kuliah di PTN merupakan terobosan yang cukup baik. Program ini telah dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sejak kepemimpinan Bupati Mulyadi Jayabaya (JB). Kini, program baik tersebut terus dipertahankan.
“Ini program yang positif dan akan menjadi solusi jangka panjang bagi daerah. Karena itu, dari sisi penganggaran, kita pertahankan,” ungkap M Agil Zulfikar, Senin 7 April 2026.
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, dalam klausul pemberian beasiswa, mahasiswa asal Lebak yang kuliah di PTN akan diberikan beasiswa kurang lebih Rp15 juta per semester. Artinya, dalam satu tahun mereka akan mendapatkan dana Rp30 juta.
“Setelah lulus kuliah, mereka diwajibkan untuk mengabdi di Lebak. Ini tentu akan mengurangi beban daerah, karena kekurangan tenaga medis secara bertahap akan teratasi,” paparnya.
Agil berharap, para mahasiswa yang kuliah di Fakultas Kedokteran dapat memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya. Tentunya, dengan belajar sungguh-sungguh, sehingga setelah keluar kampus nanti mereka dapat mengamalkan ilmunya di masyarakat.
“Prinsipnya kita akan support program yang prorakyat. Ke depan, kita tentu ingin ada program beasiswa untuk mahasiswa di jurusan yang lain, sehingga itu menjadi investasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas generasi muda di Kabupaten Lebak,” harapnya.
Editor: Mastur Huda











