PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jelang musim haji 2025, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang mengklaim persiapan keberangkatan jemaah sudah hampir rampung. Tapi meski sudah mencapai 90 persen, masih ada satu catatan: kuota jemaah asal Pandeglang belum sepenuhnya terisi.
Kepala Kantor Kemenag Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, mengatakan bahwa proses administrasi dan teknis sudah berjalan maksimal. Semua tinggal menunggu hari H pemberangkatan.
“Alhamdulillah, secara administrasi persiapan sudah 90 persen. Tinggal menunggu proses pemberangkatan jemaah pada 13 Mei 2025,” ujar Lukmanul Hakim saat ditemui di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang, Kamis, 25 April 2025.
Namun di balik itu, ia mengakui bahwa kuota jemaah belum penuh. Sebagian calon jemaah belum menyelesaikan pelunasan biaya haji.
“Hanya saja sampai saat ini kuota pemberangkatan haji belum terpenuhi. Tapi untuk pelunasan BPIH, sebagian besar sudah lunas,” katanya.
Tahun ini, jemaah haji asal Pandeglang dijadwalkan berangkat dalam dua kloter. Kloter 17 akan berangkat lebih dulu pada 6 Mei 2025, lalu disusul kloter 33 pada 13 Mei.
Untuk memastikan kelancaran pemberangkatan, Kemenag menggandeng sejumlah pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan.
“Karena haji ini tugas bersama, tentunya pemerintah daerah, Kementerian Agama, Dinas Perhubungan, dan pihak kepolisian juga akan terlibat demi kesuksesan pemberangkatan haji tahun 2025,” ujarnya.
Lukmanul berharap, seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dan para jemaah bisa fokus menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Harapannya, jemaah merasa terlayani dengan baik, selamat sampai tujuan, dan tentu saja bisa meraih predikat haji mabrur. Itu tujuan utamanya,” pungkasnya.
Editor: Merwanda











