• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Lebak

Sempat Berjaya, Wisata Bukit Curahem di Lebak Kini Terbengkalai

Nurandi by Nurandi
Senin, 5 Mei 2025 12:12
in Lebak
0

Kondisi wisata Bukit Curahem yang saat ini tidak aktif dan terbengkalai. Foto : Kiriman Warga

0
SHARES
191
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Wisata Alam Bukit Curahem Shorea Forest yang berada di Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, kini kondisinya terbengkalai.

Wisata alam yang dulu digadang-gadang akan menjadi andalan Kabupaten Lebak malah melempem dan tidak beroperasi lagi. Bukit Curahem berdiri tahun 2020 yang di kelola oleh Pemerintah Desa Sukanegara beserta BUMDes Bina Sejahtera terus berinovasi menggali potensi lokal.

Menanggapi kondisi terbengkalai, Pahru Roji Ketua Himpunan Mahasiswa Gunungkencana (HIMAGUNA) menyampaikan, bahwa awal pembentukan wisata tersebut akan membangkitkan perekonomian masyarakat dengan memberikan peluang masyarakat agar bisa memproduksi kerajinan tangan (Handycraft), Penganan lokal dan makanan/masakan lokal.

“Sudah beberapa tahun Bukit Curahem Shorea Forest ini sepi dan tak terurus hingga terbengkalai, sehingga sangat di sayangkan ketika salah satu pertumbuhan ekonomi ini tidak terurus. Wisata ini juga tak kalah miris, tempat yang dahulu ramai baik hari biasa maupun liburan ini menjadi terkesan angker,” kata Pahru kepada Radar Banten saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 5 Mei 2025.

Ia mengungkapkan, tidak beroperasinya Bukit Curahem karena diduga karena masalah pengelolaan administrasi yang salah. “Penyebab wisata ini angker masih di duga, apakah salah dalam mengelola administrasi ataukah mungkin terjadinya kolusi,” tuturnya.

“Kami menduga bahwasannya pihak terkait tidak becus dalam mengelola wisata shorea forest. Imbas dari terbengkalai yang berkepanjangan membuat UMKM masyarakat tidak berjalan sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi,” sambungnya.

Pahru berharap suatu hari nanti Wisata Bukit Curahem Shorea Fosets dapat kembali dibuka. “Sehingga para pengunjung dapat kembali menikmati semua keindahan yang ditawarkannya seperti masa lalu, dan juga bisa menjadi salah satu tempat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Gunungkencana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak menjelaskan alasan wisata tersebut terbengkalai karena izin kerjasama dengan pihak Perhutani belum diproses lagi.

“Itu katanya sudah habis PKS nya (Perjanjian Kerjasama) denga Perum Perhutani, tapi buktinya kami belum menerima baik dari Perhutani ataupun dari BUMDES desa tersebut,” terang Imam.

Mengenai hal tersebut, Imam menyebutkan akan melakukan pengecekan kembali perihal perjanjian kerjasama dengan Perum Perhutani mengenai keaktifan Bukit Curahem. “Nanti saya juga akan tanyakan ke desa dan perhutani pengelola BUMDES dan LMDH,” pungkasnya.

Editor: Abdul Rozak


Tags: BantenBuki Curahem TerbengkalaiDisbudpar LebakKabupaten LebakPemkab LebakWisata AlamWisata BantenWisata Bukit CurahemWisata Curahem TerbengkalaiWisata Lebak
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

IKA Unila Dukung Visi Misi Gubernur Banten, Siapkan Ide Program Akselerasi dalam Pembangunan

Next Post

Musrenbang RPJMD 2025-2029, Wali Kota Cilegon Tekankan Optimalisasi PAD dan Pembangunan Infrastruktur

Next Post

Musrenbang RPJMD 2025-2029, Wali Kota Cilegon Tekankan Optimalisasi PAD dan Pembangunan Infrastruktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Mahasiswa Universitas Esa Unggul Ukir Prestasi pada PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026

Mahasiswa Universitas Esa Unggul Ukir Prestasi pada PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026

by Redaksi
Jumat, 4 September 2026 23:18
0

Mahasiswa Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University kembali mengukir prestasi di bidang seni dengan meraih penghargaan pada Pekan...

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

by Redaksi
Jumat, 4 September 2026 23:15
0

BANDUNG – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 menjadi momentum bagi bank bjb untuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman layanan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.