PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang melaporkan update bencana banjir yang meluas menjadi lima kecamatan. Penyebabnya, karena tingginya intesitas hujan di hulu sungai baik di Kabupaten Pandeglang maupun Kabupaten Lebak.
Berdasarkan data sementara, bencana banjir mulai terjadi pada Sabtu – Minggu, 24-25 Mei 2025. Banjir melanda Kecamatan Cikeusik, Cigeulis, dan Sobang. Kemudian pada Senin 26 Mei 2025, dua kecamatan dilaporkan terendam banjir.
Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang Nana Mulyana mengatakan, bencana banjir meluas ke Kecamatan Patia dan Cikeudal.
“Sebelumnya banjir merendam wilayah Kecamatan Cikeusik, Cigeulis dan Sobang. Namun pagi tadi kami menerima laporan bencana banjir terjadi di Cikeudal dan Patia,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Kantor BPBDPK Kabupaten Pandeglang.
“Kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan asesmen di lokasi bencana,” sambungnya.
Danposmil Kecamatan Patia Serma Agus Rizal melaporkan, kondisi terkini lokasi banjir di Kecamatan Patia. Air merendam pemukiman penduduk dan areal pertanian. “Akses jalan yang tidak bisa dilalui antara Desa Ciawi dan Babakan Keusik, Kecamatan Patia. Karena akses jalan tergenang banjir,” ungkapnya.
Perangkat Desa Idaman dan juga Relawan Boedak Saung Endang Suhendar mengatakan, air Sungai Cilemer mulai meluap ke permukiman.
“Untuk wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, saat ini kembali dilanda banjir. Dengan ketinggian air merendam permukiman sekira 10 sentimeter, sedangkan akses jalan untuk di Kampung Babakan Keusik, Desa Ciawi sudah tidak bisa dilalui kendaraan karena banjir,” katanya.
Editor: Mastur Huda











