Home Kesehatan

Empat Kali Dioperasi Karena Diabetes, Beruntung Seluruh Biaya Ditanggung BPJS Kesehatan

Bayu Mulyana by Bayu Mulyana
Selasa, 24 Juni 2025 09:45
in Kesehatan
0
Empat Kali Dioperasi Karena Diabetes, Beruntung Seluruh Biaya Ditanggung BPJS Kesehatan

Peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan, Safrizal saat menjalani perawatan di RSKM Cilegon.

0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Safrizal terbaring lemas di ranjang ruang perawatan Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon.
Di tangan kanannya tertusuk jarum yang menghubungkan dengan selang inpus.
Sementara di kaki bagian kanan terdapat perban, bekas operasi.
Pria kelahiran tahun 1971 ini usai menjelanai operasi di bagian kaki akibat penyakit diabetes yang dideritanya.
Dengan nada suara cukup rendah, ayah empat anak ini bercerita sudah menderita diabetes sejak tahun 2013 lalu.
Sampai tahun ini, Ia pun harus empat kali menjalani operasi akibat penyakit tersebut.
Beruntung karyawan perusahaan swasta di Kota Cilegon tersebut terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS Kesehatan.
Berkat kepesertaan JKN, Safrizal mengaku tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun selama mendapatkan penangan medis secara serius maupun untu keperluan rawat jalan.
“Semuanya ditanggung BPJS Kesehatan, gak ada biaya apapun lagi,” tutur Safrizal didampingi istrinya.
Kata Safrizal, Ia menderita diabetes basah, Ia lupa kapan pertama kali harus menjalani operasi akibat penyakit itu, yang Ia ingat, saat itu ia mempunyai luka di kaki kirinya yang tak kunjung mengering.
Setelah kondisi itu semkin memburuk, Safrizal pun terpaksa harus menjalani operasi di RSKM.
“Semua, empat kali operasi itu di sini (RSKM),” tutur Safrizal.
Selain gratis biaya, Safrizal mengaku merasa beruntung karena mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari pihak rumah sakit.
Ia mengaku tidak pernah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari staf rumah sakit yang terletak di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon tersebut.
Ruang tempatnya menjalani rawat inap pun cukup nyaman dan bersih.
Menurutnya, program JKN KIS menjadi solusi penyalamat bagi masyarakat yang menderita penyakit berat seperti dirinya.
“Saya sudah membuktikan itu selama bertahun-tahun,” tuturnya.
Ia bercerita, manfaat BPJS Kesehatan tidak hanya dirasakannya sendiri, anak bungsunya, yang masih berusia 11 bulan harus menjalani operasi jantung di Rumah Sakit Harapan Kita karena penyakit jantung bawaan.
Prosedur kesehatan itu pun dikatakan Safrizal ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Untuk itu, Ia berharap program JKN KIS tetap dipertahankan pemerintah agar orang-orang sepertinya tak perlu lagi hawatir persoalan uang saat mengalami sakit dan harus mendapatkan penanganan medis yang serius.
Ia juga mengajak semua peserta JKN KIS untuk rutin membayar iuran, terutama peserta mandiri, karena sangat banyak orang yang sepertinya tertolong program tersebut.
“Gak tahunya kalau harus bayar habis berapa banyak, kami merasa tertolong,” tuturnya.
Agar tidak mengalami kondisi seperti Safrizal, baiknya melakukan upaya-upaya pencegahan.
Upaya agar tubuh bisa terhindar dari diabetes bisa dengan cara memperhatikan pola makan, dengan memilih makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, serta biji bijian utuh.
Kemudian, batasi konsumsi gula, garam, dan lemak, serta perhatikan porsi makan.
Cara lainnya yaitu dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara teratur.
Gaya hidup pun menjadi faktor yang perlu diperhatikan agar bisa terhindar dari diabetes.
Menjaga berat badan ideal, menghindari alkohol dan rokok, serta kelola stres dan tidur yang cukup menjadi syarat penting yang perlu menjadi perhatian.
(*)

Tags: BPJS KesehatanDiabetesIuran JKNKISPenyakit gula
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Piala Dunia Antarklub 2025: Bungkam Seattle Sounders, PSG Juara Grup B 

Next Post

Pendaftar SPMB SMA di Banten 107 Ribu Anak, Daya Tampung Hanya 47 Ribu

Next Post
Pendaftar SPMB SMA di Banten 107 Ribu Anak, Daya Tampung Hanya 47 Ribu

Pendaftar SPMB SMA di Banten 107 Ribu Anak, Daya Tampung Hanya 47 Ribu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PKS Banten Siapkan 1.000 Relawan Tanggap Bencana

PKS Banten Siapkan 1.000 Relawan Tanggap Bencana

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 8 Agustus 2026 18:25
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten menyiapkan relawan tanggap bencana untuk meringankan dampak bencana kekeringan yang terjadi di...

Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM Gelar Talkshow Bedah Roadmap B50, Bahas Kesiapan Regulasi hingga Dampak Bagi Pengusaha Truk

Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM Gelar Talkshow Bedah Roadmap B50, Bahas Kesiapan Regulasi hingga Dampak Bagi Pengusaha Truk

by Syaiful Adha
Sabtu, 8 Agustus 2026 18:20
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar talkshow bertajuk...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.