SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Anggota Komisi X DPR RI, Prof. Furtasan Ali Yusuf, menegaskan bahwa penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi harus diterima secara utuh oleh siswa-siswa penerima manfaat di Kota Serang, tanpa potongan sepeser pun.
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan reses yang digelar untuk menyerap aspirasi dari para kepala sekolah, Rabu 6 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, H. TB. M. Suherman, beserta para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam pernyataannya, Prof. Furtasan menekankan bahwa PIP merupakan hak siswa dari keluarga kurang mampu dan dana bantuan ini harus sampai secara penuh kepada yang berhak menerima.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya transparansi dan pendataan yang akurat agar program ini dapat tepat sasaran dan memberi dampak maksimal.
Penyaluran PIP aspirasi tahun ini mencakup 230 sekolah di Kota Serang, yang terdiri dari 150 sekolah dasar (SD), 49 sekolah menengah pertama (SMP), dan 31 sekolah menengah atas atau kejuruan (SMA/SMK).
Total dana yang disalurkan mencapai Rp 2.787.150.000, dengan rincian Rp 1.333.800.000 untuk SD, Rp 882.750.000 untuk SMP, dan Rp 570.600.000 untuk SMA dan SMK.
Ia menyebut bahwa dana tersebut merupakan hak siswa, dan harus diberikan secara utuh, sesuai dengan amanah yang telah dipercayakan kepada pemerintah.
Selain fokus pada PIP, Prof. Furtasan juga mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk lebih serius dalam memperhatikan kondisi infrastruktur pendidikan.
Ia menyatakan bahwa revitalisasi sekolah harus menjadi prioritas, khususnya di wilayah yang masih mengalami kekurangan sarana dan prasarana, demi menjamin pemerataan pendidikan yang berkualitas di seluruh daerah.
Dalam forum tersebut, turut dibahas pula perlunya pendampingan teknis bagi sekolah dalam penginputan data siswa ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sistem ini menjadi basis utama dalam penentuan penerima bantuan PIP, sehingga pengelolaan data yang baik menjadi sangat krusial.
Salah satu kepala sekolah yang hadir, Wiwi Sutini dari SDN Kenari Kasunyatan, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu dalam meringankan biaya pendidikan bagi para siswa.
Namun, ia juga menyoroti masih adanya siswa yang belum mendapatkan bantuan akibat keterbatasan kuota dan kendala administratif.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, TB. M. Suherman, memberikan apresiasi atas komitmen dan perhatian yang diberikan oleh Komisi X DPR RI.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan peserta didik di wilayahnya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan jembatan antara kebutuhan di lapangan dan kebijakan pemerintah pusat semakin kuat, sehingga peningkatan kualitas pendidikan di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon dapat berlangsung secara merata dan berkelanjutan.
Reporter: Aas Arbi
Editor: Agung S Pambudi

