CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon kembali menegaskan pentingnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai langkah krusial dalam menjaga integritas pemilu. Akurasi daftar pemilih dinilai menjadi fondasi utama untuk memastikan seluruh warga memperoleh hak pilih secara sah dan tepat.
Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Alam Arcy Azhari, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) merupakan agenda strategis yang terus dikawal ketat oleh Bawaslu. Proses ini memastikan data pemilih selalu diperbarui sehingga KPU dapat menghasilkan daftar pemilih yang valid dan mutakhir.
Sepanjang proses pemutakhiran, Bawaslu aktif memberikan saran perbaikan kepada KPU berdasarkan hasil pengawasan di lapangan maupun laporan masyarakat terkait data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).
“Total ada 44 data pemilih TMS yang kami rekomendasikan, dan seluruhnya sudah dieksekusi oleh KPU,” ujar Alam, Selasa 9 Desember 2025.
Ia merinci, jumlah data pemilih pada triwulan IV tahun 2025 mencapai 340.720 pemilih, termasuk 5.806 data pemilih baru dan 3.758 data TMS.
Alam menegaskan, Bawaslu akan terus mengawal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan demi memastikan tidak ada hak pilih masyarakat yang terabaikan dalam pemilu mendatang.
“Bawaslu juga mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mengawal kualitas pemutakhiran data pemilih. Semakin akurat datanya, semakin baik kualitas pemilunya,” tegasnya.***

