SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivitas ekonomi masyarakat di pasar tradisional hingga kebutuhan dasar akan layanan air bersih menjadi perhatian serius Ombudsman Banten.
Memasuki 2026, lembaga pengawas pelayanan publik tersebut resmi memperluas fokus pengawasan dengan menyasar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perusahaan Daerah Pasar dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Kepala Ombudsman Banten Fadli Afriadi mengatakan, layanan BUMD bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga kualitasnya harus terus ditingkatkan.
“Pengguna layanan publiknya banyak. Permasalahannya selama ini juga lumayan banyak. Kita perlu tingkatkan kinerjanya,” ujar Fadli di Kota Serang, Kamis 25 Desember 2025.
Selama ini, pengawasan Ombudsman lebih banyak menyasar pemerintah daerah. Sementara sektor BUMD belum dilakukan secara intensif, meski keluhan masyarakat terus bermunculan.
“Terhadap dua institusi penting ini memang belum kami lakukan secara mendalam,” katanya.
PD Pasar menjadi salah satu fokus karena berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi harian warga. Ombudsman mencatat berbagai persoalan, mulai dari pengelolaan retribusi, sanitasi, keamanan, hingga kondisi infrastruktur pasar di sejumlah daerah.
Menurut Fadli, pasar tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli, tetapi juga ruang publik yang harus memberikan rasa aman dan nyaman.
Sementara itu, PDAM turut menjadi sorotan karena menyangkut hak dasar masyarakat atas air bersih dan kesehatan. Ombudsman menerima aduan terkait distribusi air yang tidak merata, keterlambatan pelayanan, hingga persoalan administrasi pelanggan.
Pendalaman pengawasan akan dilakukan melalui penguatan basis data laporan masyarakat serta investigasi atas prakarsa sendiri.
“Kami harap ada perbaikan nyata bagi kualitas pelayanan dasar masyarakat,” ujar Fadli.
Di tengah perluasan pengawasan tersebut, Ombudsman Banten saat ini masih menangani 108 laporan aktif. Mayoritas laporan berkaitan dengan persoalan pertanahan, pendidikan, kesejahteraan sosial, dan kepegawaian.
“Pelayanan publik harus transparan, mudah diakses, dan tidak berlarut-larut. Ini yang akan kami dorong,” tegasnya.
Editor Daru











