SERANG – Seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 dan 56 Tahun Anggaran 2026 diikuti oleh 191 bintara Polda Banten dan jajaran. Namun, hanya 71 bintara yang dinyatakan lolos. Pengumuman kelulusan disampaikan dalam sidang kelulusan akhir yang dipimpin oleh Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Hengki, pekan lalu.
Sidang akhir kelulusan SIP digelar di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Mapolda Banten. Dari 71 bintara yang dinyatakan lolos seleksi SIP, terdiri dari, 69 polisi laki-laki dan dua polisi wanita.
Dalam arahannya, Hengki menegaskan, proses seleksi dan sidang kelulusan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Proses seleksi itu, lanjutnya, sebagai bentuk komitmen Polri dalam mencetak calon perwira yang profesional dan berintegritas.
“Seleksi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendapatkan calon perwira yang memiliki kualitas, integritas, serta kesiapan mental dan akademik. Seluruh tahapan telah dilaksanakan secara bersih, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Hengki.
Hengki menambahkan, pendidikan SIP merupakan fase penting dalam membentuk karakter kepemimpinan calon perwira Polri pada masa depan. “Kepada peserta yang lulus terpilih, saya ucapkan selamat mengikuti pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira, Lemdiklat Polri. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk membentuk jati diri sebagai perwira Polri yang berdisiplin, beretika, dan bertanggung jawab,” ujarnya berpesan.
Kepada bintara yang belum berhasil, Hengki memberikan motivasi agar tetap semangat dan terus meningkatkan kemampuan, serta menjadikan hasil seleksi ini sebagai bahan evaluasi untuk meraih kesempatan pada masa mendatang.
“Jangan patah semangat, masih ada seleksi tahun berikutnya. Tanamkan rasa semangat dan kepercayaan diri agar seleksi berikutnya bisa meraih hasil maksimal,” tutur Hengki.
Ia berharap, melalui pelaksanaan sidang kelulusan seleksi SIP ini, Polda Banten dapat menyiapkan sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan siap mengemban amanah tugas Kepolisian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“SIP ini merupakan salah satu jenjang karier melalui jalur pendidikan pengembangan kepemimpinan. Artinya, yang lulus ini merupakan calon pemimpin di tubuh Polri,” jelas Hengki. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











