SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana akan menerapkan manajemen talenta di tahun 2026.
Target tersebut diberikan oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kepada BKPSDM Kabupaten Serang agar bisa mulai direalisasikan pada pertengahan tahun.
Sekretaris BKPSDM Kabupaten Serang, Hamimi mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menuju penerapan manajemen talenta di Kabupaten Serang. Mulai dari sistem dan pelaksanaan asesment menyeluruh terhadap ASN di Kabupaten Serang.
“Untuk pelaksanaan asesmen eselon III kita sudah lakukan hampir 90 persen,” katanya, Selasa 13 Januari 2025.
Ia mengatakan, untuk menerapkan manajemen talenta salah satu hal yang terpenting dimiliki ialah kompetensi dari ASN yang ada di Kabupaten Serang serta melakukan pemetaan terhadap jabatan.
“Dalam sistem manajemen talenta ada 9 boks yang harus diisi oleh kompetensi yang dimiliki. Kalau yang bersangkutan ada di boks 7 maka harus ada kompetensi yang dikejar agar bisa menduduki jabatan kepala dinas,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk peningkatan skill, bisa melalui BKPSDM Kabupaten Serang ataupun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh provinsi ataupun kementerian.
“Misalkan ada Diklat apa yang dilaksanakan untuk pengembangan kompetensi, itu bisa diikuti,” ujarnya.
Ia mengatakan, apabila sistemnya sudah siap dan bisa direalisasikan, maka open bidding tidak lagi dilaksanakan dalam pelaksanaan pengisian jabatan eselon II yang kosong.
Ia mengatakan, ada sejumlah kelebihan adanya penerapan manajemen talenta. Mulai dari pelaksanaan yang lebih transparan hingga berbasis pada kompetensi.
“Intinya semua kelihatan, misalnya bapak ini sudah senior, rekam jejaknya jelas. Tapi ini belum memenuhi syarat karena secara kompetensi, akademisi dia tidak memenuhi itu,” ujarnya.
Untuk menyiapkan manajemen talenta, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena sistem yang digunakan harus sesuai dengan pemerintah pusat.
“Karena manajemen talenta ini kan ranah-ranahnya di BKN, biar nanti ke depan yang namanya pemetaan jabatan, pengisian formasi itu sesuai,” ujarnya.
Ia pun menargetkan agar manajemen talenta bisa mulai direalisasikan di pertengahan tahun 2026. “Rencananya sih bulan Juni. Apabila sebelum Juni ini ada yang kosong eselon II di pengisiannya masih melalui open bidding,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











