SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Ketersediaan buffer stock untuk bantuan korban bencana di Kabupaten Serang jumlahnya semakin menipis. Pasalnya, pada awal tahun 2026 ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang telah banyak menyalurkan bantuan untuk korban bencana.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priadi Rochdian mengatakan, sejak awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Serang telah melakukan pendistribusian bantuan untuk wilayah yang terkena bencana alam.
“Kemarin Padarincang, sekarang ada tambahan lagi 12 kecamatan yang sudah kita identifikasi yang terkena banjir, inipun kami mencoba untuk merespon dan membantu, termasuk wilayah yang akan membuka dapur umum,” katanya, Selasa 13 Januari 2025.
Ia mengatakan, dengan banyaknya bantuan yang sudah didistribusikan, lanjut Yadi, maka buffer stock yang dimiliki oleh Dinsos Kabupaten Serang sudah mulai menipis. Untuk itu, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan OPD lainnya agar ikut serta membantu penanganan banjir.
“Termasuk teman-teman yang diswasta agar ikut membantu, karena ini kegiatan bersama. Saat ini kita berupaya agar bisa membantu lebih cepat,” ujarnya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Banten agar bisa ikut membantu penanganan bencana di Kabupaten Serang.
Disamping itu, pihaknya juga mengaku akan segera melakukan pengadaan-pengadaan di tahun ini yang berkaitan dengan buffer stock.
Sementara itu, Sekda Pemkab Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, Pemerintah Kabupaten Serang menginginkan agar adanya percepatan penanganan bencana di Kabupaten Serang.
“Kita akan membuat SOP, sehingga camat yang ada di lokasi tinggal menghubungi siapa untuk meminta apa,” ujarnya.
Ia mengakui jika buffer stock yang ada di Kabupaten Serang mulai menipis yakni tinggal 1 ton. Namun demikian, pihaknya mengaku masih memiliki cadangan pangan si DKPP Kabupaten Serang yakni sebanyak 409 ton.
“Begitu diperlukan bisa langsung dikeluarkan. Tapi masyarakat tidak hanya makan nasi saja, butuh lauk pauk seperti sarden, telur. Beberapa perusahaan sudah membantu kita melalui CSR,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











