PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bencana tanah bergerak melanda Kampung Batu Jaya RT 021 RW 006, Desa Umbulan Jaya, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 17.20 WIB. Akibatnya, enam unit rumah warga mengalami kerusakan dan berpotensi ambruk.
Menurut anggota relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Cikeusik, Arip, peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur wilayah Cikeusik sepanjang hari.
“Sebanyak enam unit rumah warga terdampak bencana tanah bergerak,” ujar Arip kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui telepon selular, Minggu, 18 Januari 2026.
Bencana ini membuat para pemilik rumah syok karena pergeseran tanah terjadi mendadak, menyebabkan rumah mengalami kerusakan dan risiko ambruk.
“Bencana tanah bergerak ini terjadi setelah hujan deras seharian. Memang beberapa hari sebelumnya wilayah Cikeusik juga diguyur hujan lebat,” tambah Arip.
Meski rumah-rumah terdampak berpotensi roboh, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Berdasarkan asesmen KSB, enam rumah terdampak milik warga bernama Mesih (50), Ropii (65), Agus (45), Sanita (43), Darpan (60), dan Dedi (42).
Ketua KSB Provinsi Banten, Medi Madsira, menyampaikan bahwa laporan bencana tanah bergerak telah diterima dan diteruskan kepada pihak terkait, termasuk Bupati Pandeglang, Dinas Sosial, Kalak BPBD, Kapolsek, dan Danramil Cikeusik.
Editor: Mastur Huda











