PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan, mengaku belum mengetahui secara pasti status Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangtanjung yang hingga kini masih beroperasi.
Menyikapi kondisi tersebut, Satgas MBG memastikan akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan.
Menurut Doni Hermawan, pemenuhan perizinan dan standar higiene semestinya menjadi prasyarat dasar sebelum dapur SPPG menjalankan program strategis nasional yang menyasar anak sekolah dan kelompok rentan.
Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kelengkapan izin dapur SPPG Karangtanjung.
“Kami belum mengetahui apakah SPPG tersebut sudah memenuhi seluruh persyaratan, termasuk hasil pengecekan dan perizinan. Padahal, aspek itu seharusnya diurus sejak awal,” kata Doni Hermawan saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu 14 Januari 2026.
Doni menambahkan, informasi mengenai dapur SPPG Karangtanjung yang tetap menyalurkan MBG meski belum mengantongi SLHS akan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan oleh Satgas MBG.
“Kami akan menugaskan tim ke lokasi untuk memastikan kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.
Selain itu, Satgas MBG juga akan menelaah kembali ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku guna memastikan apakah operasional dapur tersebut telah sesuai dengan aturan.
“Nanti kita cek dulu aturannya seperti apa. Apakah ada yang diabaikan atau tidak, kami juga belum tahu,” katanya.
Kondisi dapur SPPG yang masih beroperasi tanpa kepastian kepemilikan SLHS ini kembali menyoroti pentingnya penguatan pengawasan dan koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah.
Kepastian standar keamanan pangan dinilai menjadi faktor krusial agar tujuan peningkatan gizi dan derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal.
Sebelumnya diberitakan, Sebelumnya diberitakan, Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Namun, dapur ini tetap beroperasi untuk menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala SPPG Karangtanjung, Ilham Muhaemin, mengakui bahwa hingga kini dapurnya masih beroperasi tanpa SLHS.
Ia menyebut, proses perizinan sedang berjalan dan beralasan operasional dapur tetap bisa dilakukan sembari menunggu penerbitan sertifikat.
“SLHS itu bisa sambil berjalan. Kebetulan belum ada uji sampel makanan dari Dinkes, jadi penerbitannya tertunda. Memang belum terbit,” kata Ilham saat dikonfirmasi, Kamis, 15 Januari 2026.
Ilham menyatakan, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang terkait jadwal uji sampel makanan sebagai prasyarat penerbitan SLHS.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











