LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak, Feby Hardian Kurniawan mengatakan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor peternakan menjadi salah satu proyeksi pengembangan ke depan. Salah satunya melalui pengembangan anak kerbau.
“Salah satu potensi yang dikelola adalah dari penjualan anak kerbau yang dihasilkan melalui program pengembangan peternakan,” kata Feby, Kamis 13 Maret 2026.
Selain itu, pengembangan sektor peternakan juga akan ditunjang dengan ketersediaan pakan yang memadai, di antaranya melalui pemanfaatan kebun rumput di wilayah Sukadaya, Kecamatan Cikulur, sebagai sumber pakan ternak yang dapat dikelola secara berkelanjutan.
“Melalui langkah-langkah tersebut diharapkan sektor peternakan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang potensial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak di Kabupaten Lebak,” kata mantan Camat Bojongmanik ini.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Setda Lebak, Rahmat, mengatakan pentingnya langkah-langkah inovatif dan terukur guna meningkatkan PAD.
“Salah satu upaya yang didorong adalah penguatan sektor peternakan melalui pendekatan berbasis kelompok,” katanya.
Menurutnya, perlu dibentuk kelompok belajar ternak sebagai wadah pembelajaran dan penguatan kapasitas para peternak. Pendekatan kelompok dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta produktivitas peternak di daerah.
“Pendekatan kelompok ini penting untuk meningkatkan kemampuan para peternak. Dengan adanya kelompok belajar ternak, proses pembelajaran dan pendampingan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria

