SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 233 ribu wisatawan menghabiskan waktu libur mereka di Kabupaten Serang. Mereka mengunjungi berbagai destinasi wisata, mulai dari kolam renang hingga pantai terbuka di wilayah Anyar-Cinangka.
Berdasarkan data dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, pada hari pertama libur Idulfitri, yakni 22 Maret, tercatat sebanyak 89 ribu wisatawan berkunjung.
Kemudian pada hari kedua, 23 Maret, jumlahnya sedikit menurun menjadi 85 ribu pengunjung. Sementara pada hari ketiga, 24 Maret, jumlah kunjungan kembali menurun menjadi 59 ribu wisatawan.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, mengatakan tingkat kunjungan wisata saat momen Idulfitri 2026 ini mengalami peningkatan sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tingkat kunjungan wisata ke Kabupaten Serang meningkat sekitar 10 sampai 20 persen. Total kunjungan tahun ini di angka 233 ribu, di mana 75 persennya ke kawasan Anyar-Cinangka,” katanya, Rabu, 25 Maret 2026.
Ia mengatakan peningkatan wisatawan di Kabupaten Serang dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari masa libur yang cukup panjang, kondisi cuaca yang mendukung, hingga banyaknya pemberitaan positif terkait kawasan Anyar-Cinangka.
“Sehingga akhirnya wisatawan memilih untuk berlibur ke pantai terbuka, khususnya Anyar-Cinangka,” ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Anas, berbagai upaya promosi yang dilakukan oleh Disporapar Kabupaten Serang bersama dinas terkait juga memberikan dampak positif terhadap tingkat kunjungan wisata.
“Kita juga melakukan pembinaan terhadap pengelola wisata, termasuk PHRI, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berlibur ke Kabupaten Serang,” ujarnya.
Selain kunjungan wisata pantai yang tinggi, tingkat okupansi hotel di Kabupaten Serang juga mengalami peningkatan signifikan.
“Di catatan kami, okupansi hotel selama libur Idulfitri cukup tinggi, yakni mencapai 90 sampai 100 persen,” tegasnya.
Anas mengungkapkan, mayoritas wisatawan berasal dari wilayah Jabodetabek. Mereka memilih Kabupaten Serang karena aksesnya yang dekat serta memiliki destinasi wisata yang menarik.
“Selain itu, biaya yang murah juga menjadi faktor wisatawan memilih Kabupaten Serang. Contohnya, masuk ke pantai terbuka saja, satu mobil kendaraan pribadi paling hanya Rp100 ribu,” ujarnya.
Tak hanya itu, banyaknya alternatif wisata yang bisa dipilih juga membuat wisatawan lebih nyaman untuk berlibur ke Kabupaten Serang.*
Editor : Krisna Widi Aria











