RADARBANTEN.CO.ID – Suasana akhir pekan di Satuasa Coffee, Graha Pena Radar Banten, pecah oleh gemuruh tawa puluhan pengunjung, Jumat 26 Juni 2026 malam.
Kolaborasi apik antara Radar Banten, Satuasa Coffee, dan komunitas Standupindo Serang sukses menyuguhkan acara bertajuk Malam Penuh Tawa yang ampuh mengusir penat warga Kota Serang.
Acara ini turut dihadiri Direktur Utama Radar Banten Grup Mashudi, Pemimpin Perusahanaan Radar Banten Diana Yuliantini, Deputi redional BJB Rahadian A Hamdani dan jajaran, Pemred Radar Banten Aditya Ramadhan, serta Pemred Banten TV Merwanda.
Sebagai motor utama di balik panggung komedi malam itu, Standupindo Serang membuktikan eksistensinya sebagai wadah kreatif bagi para komika lokal di Provinsi Banten.
Komunitas yang dipimpin oleh Muhamad Akmaluddin (Akmal) ini aktif mempopulerkan seni komedi tunggal (stand-up comedy) lewat wadah open mic mingguan serta pertunjukan.
Kehadiran mereka di skena hiburan lokal tidak hanya sekadar memancing tawa, tetapi juga menjadi ruang bagi pemuda Serang untuk mengasah kepercayaan diri, berpikir kritis, dan mengemas keresahan sehari-hari menjadi humor segar yang cerdas dan menghibur.
Panggung malam itu terasa semakin spesial karena menjadi ruang temu bagi para komika dari berbagai wilayah di Banten. Sekitar sepuluh komika yang berasal dari Serang, Cilegon, hingga Pandeglang unjuk gigi bergantian di atas panggung open mic, membawakan bit-bit terbaik mereka di hadapan penonton yang memadati salah satu kafe hits di Kota Serang tersebut.
Ditemui seusai acara, Ketua Standupindo Serang, Muhamad Akmaluddin, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya atas kesuksesan acara tersebut.
”Ya, alhamdulillah kita senang sekali karena kita dikasih kesempatan juga dan alhamdulillah malam ini pecah sekali. Terima kasih,” ujar Akmal.
Bagi Akmal dan komunitasnya, panggung di Satuasa Coffee ini bukan sekadar tempat tampil biasa, melainkan langkah strategis untuk memperkenalkan seni tunggal ini lebih luas lagi kepada masyarakat Banten.
“Harapan kami gitu, dengan acara ini juga menjadi langkah awal gitu ya, buat kami memasarkan kesenian stand-up ini gitu. Karena mungkin di Banten, di Serang khususnya, itu belum semasif di Jakarta gitu. Jadi, kita ingin memasarkan bahwa ada loh kesenian yang namanya stand-up ini,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Akmal juga mengajak anak-anak muda Serang yang tertarik atau memiliki keresahan hidup untuk tidak ragu bergabung dan mencoba naik ke atas panggung. Menurutnya, komunitas mereka selalu terbuka lebar untuk siapa saja.
“Dan buat teman-teman yang punya keresahan, ingin nyoba stand-up, bisa langsung coba bareng kita di Standupindo Serang,” kata Akmal hangat.
Direktur Utama Radar Banten Grup Mashudi menilai, Komunitas Stundupindo Serang telah membuktikan bahwa mereka mampu menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk mengasah bakat di dunia komedi.
“Saya enggak nyangka, ternyata penampilan Stand Up-nya sangat menghibur dan bagus,” ungkapnya.
Satuasa Coffee dan Radar Banten Grup, lanjutnya, sangat mendukung perkembangan dunia seni dan kreativitas anak muda dengan menyediakan tempat, panggung acara dan tentu mempromosikannya kepada masyarakat luas.
“Kita sangat mendukung teman-teman Komika di Banten, tapi mereka juga harus mau berlatih untuk terus berkembang, karena dunia kreatif seperti di Jogjakarta, Malang, dan daerah lainnya, bisa berkembang karena adanya dukungan baik dari pemerintah maupun industri, serta anak-anak mudanya mau terus berlatih,” tuturnya.
Reporter Atala (GenRB)











