• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Wisatawan Keluhkan Tumpukan Sampah di Pantai Teluk Labuan

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Selasa, 4 Agustus 2026 06:48
in Pandeglang, Utama
0
Wisatawan Keluhkan Tumpukan Sampah di Pantai Teluk Labuan

Sampah plastik menumpuk di sepanjang bibir Pantai Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wisatawan asal Kabupaten Serang mengeluhkan tumpukan sampah yang mencemari kawasan wisata kuliner Pantai Batako, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Sampah yang menumpuk di sepanjang bibir Pantai Teluk didominasi limbah rumah tangga berbahan plastik.

Tumpukan sampah kembali memenuhi kawasan pantai karena belum adanya kegiatan pembersihan secara rutin. Penanganan sampah dalam jumlah besar tersebut membutuhkan alat berat dan armada dump truck untuk proses pengangkutannya.

Sebelumnya, pembersihan sampah pernah dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Pandeglang, sejumlah pihak terkait, serta PLTU Banten 2 Labuan yang juga turut melakukan penataan kawasan dengan pemasangan paving block di tepi Pantai Teluk.

Namun, cuaca buruk disertai gelombang tinggi kembali membawa kiriman sampah dari laut sehingga kawasan pantai kembali dipenuhi tumpukan sampah.

Salah seorang wisatawan asal Kabupaten Serang, Naseh Alfani, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia datang bersama rekan-rekan alumninya dari Jakarta untuk menggelar reuni sekaligus menikmati hidangan laut di pusat wisata kuliner Pantai Batako.

“Kalau hidangannya enak karena memang seafood makanan favorit saya. Tapi sayang tempatnya banyak sampah,” ujar Naseh, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, sampah yang menumpuk di sepanjang bibir pantai mengurangi kenyamanan pengunjung saat menikmati makanan.

“Mengganggu rasa nikmat kita saat makan. Jadi kebersihannya perlu dijaga,” katanya.

Naseh menilai kebersihan merupakan syarat utama bagi setiap destinasi wisata, termasuk kawasan wisata kuliner.

“Sebab setiap wisatawan ingin menikmati liburan dengan nyaman. Oleh-oleh yang dibawa pulang bukan hanya barang, tetapi juga pengalaman menyenangkan, makanan yang enak, dan lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengelola warung lesehan di kawasan Wisata Kuliner Pantai Batako, Otoy, mengatakan para pelaku usaha rutin melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan setiap pekan melalui program Salasih.

“Area lingkungan warung sudah kami bersihkan secara rutin setiap pekan melalui kegiatan Salasih,” katanya.

Meski demikian, menurut Otoy, sampah yang menumpuk di bibir pantai tidak dapat ditangani secara mandiri karena volumenya sangat besar.

“Permasalahan sampah di tepi pantai membutuhkan bantuan alat berat dan dump truck. Penanganannya harus serius dan berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Rahmat Zultika, mengatakan pembersihan sampah di Pantai Teluk telah dilakukan berulang kali. Namun, kiriman sampah dari laut terus berdatangan.

“Sudah berulang kali kami melaksanakan bersih-bersih sampah. Namun, dalam hitungan beberapa hari saja sampah dari laut kembali menumpuk,” katanya.

Editor : Aas Arbi

Tags: Sampah Teluk LabuanTeluk Labuan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Aktivitas Tambang Bojonegara Diduga Masuk Cilegon, Berpotensi Langgar RTRW

Next Post

Tingkatkan Kualitas Jalan Daerah, Bupati Dewi Jemput Bola Anggaran ke Kementerian PU

Next Post
Tingkatkan Kualitas Jalan Daerah, Bupati Dewi Jemput Bola Anggaran ke Kementerian PU

Tingkatkan Kualitas Jalan Daerah, Bupati Dewi Jemput Bola Anggaran ke Kementerian PU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BREAKING NEWS: Bom Ikan Meledak, Nelayan Pandeglang Tewas

BREAKING NEWS: Bom Ikan Meledak, Nelayan Pandeglang Tewas

by Purnama Irawan
Rabu, 26 Agustus 2026 22:34
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID — Ledakan yang diduga berasal dari bom ikan terjadi di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang,...

Program sehati

Kepala Desa Kadugenep Sambut Baik Program Sehati, Bisa Kembangkan Potensi Lokal Desa

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 26 Agustus 2026 19:39
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Kepala Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Muhammad Aopidi, menyambut baik rencana pelaksanaan program sehati yang akan digulirkan oleh pemerintah pusat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.