LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lebak mendapat tambahan kekuatan politik setelah mantan anggota DPRD Lebak tiga periode dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Agus Suhendra, memutuskan bergabung dengan partai berlambang Ka’bah tersebut. Agus bahkan disebut telah masuk dalam struktur kepengurusan DPC PPP Lebak periode 2026–2031.
Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak Asep Nuh mengungkapkan bergabungnya Agus bukan keputusan yang muncul secara mendadak. Komunikasi antara PPP dan mantan legislator PKB tersebut telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Agus dipastikan siap ikut membesarkan PPP di Kabupaten Lebak.
Kabar tersebut disampaikan Asep Nuh setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PPP Lebak dari DPP PPP di Kantor DPC PPP Lebak, Jumat 14 Agustus 2026. Penyerahan SK dilakukan Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaiha bersama jajaran pengurus DPW PPP Banten.
Meski belum dapat menghadiri agenda penyerahan SK karena kesibukan, Agus tetap berkomunikasi dengan jajaran PPP Lebak.
“Itu jauh hari sudah disampaikan kepada kita. Namun kemarin, seperti yang sudah disampaikan, karena sedang ada kesibukan akhirnya beliau tidak bisa datang hari ini,” ujar Nuh saat berada di Kantor DPC PPP Lebak.
Menurut Nuh, pengalaman Agus sebagai anggota DPRD Lebak selama tiga periode menjadi modal berharga bagi PPP. Agus juga telah ditempatkan sebagai Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) dalam struktur kepengurusan baru.
“Tidak masalah, yang penting beliau sudah masuk di struktur sebagai Wakil Ketua OKK. Walaupun tidak hadir, ke depan beliau siap membesarkan PPP,” tegasnya.
Kehadiran Agus, kata Nuh, diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi PPP dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Namun, penambahan figur politik tersebut tetap harus diikuti dengan penguatan organisasi agar mesin partai dapat bekerja hingga tingkat akar rumput.
Karena itu, PPP Lebak akan memprioritaskan pembenahan struktur mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting. Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) juga akan digenjot, dengan melibatkan anggota fraksi dan seluruh kader untuk mengawal proses konsolidasi organisasi.
“Kedepan kita berawal dari pembenahan struktur PAC hingga Ranting. Saya berharap teman-teman fraksi juga harus ikut memantau pembenahan Musancab nanti,” katanya.
Nuh menegaskan PPP tidak boleh sekadar mempertahankan kursi legislatif yang telah dimiliki. Partai harus mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu mendatang melalui konsolidasi yang kuat.
“Jangan sampai kursi kita yang sudah ada, jangankan kita menambah, untuk bertahan juga kita tidak bisa. Intinya fokus kita ke Musancab untuk awal,” tandasnya.
Editor Daru

