SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat kini dapat mengecek status desil Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online.
Informasi tersebut penting karena desil menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial pemerintah.
Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) yakni https://cekbansos.kemensos.go.id/, dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Berdasarkan laman resmi Cek Bansos Kemensos, sumber data yang digunakan dalam pencarian adalah DTSEN.
Desil menunjukkan kelompok kesejahteraan keluarga yang dibagi menjadi 10 kelompok, dengan Desil 1 sebagai kelompok 10 persen terbawah dan Desil 10 sebagai kelompok 10 persen tertinggi.
Cara Cek Desil DTSEN dengan NIK
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status desilnya, berikut langkah yang dapat dilakukan:
Buka situs resmi .
- Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tercantum pada KTP.
- Masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia.
- Pastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian apabila data ditemukan.
Laman resmi tersebut memang menyediakan pencarian berdasarkan NIK dan mencantumkan DTSEN sebagai sumber data.
Apa Arti Desil yang Muncul?
Setelah melakukan pengecekan, masyarakat dapat melihat informasi mengenai posisi desil
dalam DTSEN.
Secara umum, Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Pembagian tersebut tidak berarti Desil 1 sampai 10 merupakan 10 tingkat kemiskinan. Desil merupakan peringkat kesejahteraan relatif masyarakat.
Selain itu, desil tidak ditentukan hanya berdasarkan jumlah pengeluaran bulanan. Data DTSEN mempertimbangkan berbagai variabel sosial ekonomi, termasuk pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik dan kepemilikan aset.
Desil DTSEN Bisa Berubah
Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa status desil bersifat dinamis.
Jika kondisi sosial ekonomi keluarga mengalami perubahan atau data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui pemerintah desa atau kelurahan dan Dinas Sosial.
Laman resmi Cek Bansos Kemensos menyebut data yang diperbarui selanjutnya akan dihitung ulang secara berkala oleh BPS.
Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai Kondisi?
Jika hasil pengecekan menunjukkan desil yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi keluarga saat ini, masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa sistem mengalami kesalahan.
Data sosial ekonomi dapat berubah dan pemutakhiran diperlukan agar kondisi keluarga yang tercatat sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Masyarakat dapat menyampaikan perubahan data melalui mekanisme yang tersedia, termasuk melalui desa atau kelurahan maupun Dinas Sosial.
Desil 1-4 dan Kaitannya dengan Bansos
Desil juga berkaitan dengan pensasaran sejumlah program bantuan sosial.
Dalam informasi pada laman resmi Cek Bansos Kemensos, Desil 1 sampai Desil 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako, sedangkan Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Namun, status desil tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima bantuan karena setiap program memiliki ketentuan dan proses penetapan tersendiri.
Jangan Cek Desil dari Situs Tidak Resmi
Masyarakat sebaiknya menggunakan situs resmi pemerintah ketika ingin mengecek data DTSEN.
Hindari memasukkan NIK ke situs atau tautan yang tidak jelas sumbernya. NIK merupakan data pribadi sehingga penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati.
Dengan menggunakan kanal resmi, masyarakat dapat mengetahui informasi desil berdasarkan data DTSEN sekaligus memperoleh informasi mengenai mekanisme pemutakhiran apabila data yang tercatat belum sesuai.
