LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak terus menyakurkan droojng air bersjh bagi warga yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang yang melanda Lebak.
Hingga 25 Agustus 2026, BPBD Lebak telah menyalurkan 407 ribu liter air bersih kepada 113.374 kepala keluarga tetsebar di 50 desa, 17 Kecamatan terdampak kemarau 2026.
“Permintaan droping air bersih masih terus datang ke lebak. Sampai saat ini dari 742 ribu liter air bersih yang masuk ke BPBD, baru 407 ribu liter yang telah kami salurkan kepada masyarakat,” kata Sekretaris BPBD Lebak Febby Rizky Pratama, Kamis 27 Agustus 2026.
Febby menjelaskab, menghadapi potensi dampak El Nino 2026, BPBD Lebak terus menperkuat langkah antisipasi dengan fokus pada ketersediaan air bersih, kesiapsiagaan kekeringan, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kekeringan yang terjadi sejak Juli sampai Agustus ini yang menyebabkan krisis air bersih terus meluas di Lebak. Saat ini sudah 50 desa tersebar di 17 kecamatan dengan jumlah jiwa 113.744 KK terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam menyalurkan pasokan air bersih kepada warga pihaknya juga dibantu oleh TNI, PMI maupun berbagai pihak lainnya.
“Dalam penyaluran air berih kita lakukan skala prioritas dan mendahulukan sesuai permintaan, mengingat armada dan personil yang ada juga terbatas,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana

