LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak akan mengusulkan bantuan benih padi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membantu petani yang lahannya terdampak kekeringan akibat kemarau panjang 2026.
Usulan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban petani, terutama saat memasuki masa tanam setelah kemarau panjang berakhir.
Berdasarkan hasil inventarisasi Distan Lebak, sedikitnya 140 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan. Dari jumlah tersebut, 10 hektare masuk kategori ringan, 13 hektare kategori sedang, dan 117 hektare kategori lainnya.
Kepala Distan Lebak Rahmat Yuniar mengatakan, pihaknya juga akan mengusulkan bantuan benih bagi petani yang sebelumnya terdampak banjir di wilayah Cipanas dan Muncang.
“Ya, kita akan mengajukan bantuan benih padi kepada Kementerian Pertanian untuk membantu petani yang beberapa waktu lalu terdampak banjir di Cipanas dan Muncang, juga untuk petani yang terdampak akibat kemarau panjang saat ini,” kata Rahmat Yuniar, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurut Rahmat, pengajuan bantuan benih masih menunggu laporan atau rilis dari petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT).
“Kalau sudah fix, insyaallah langsung akan diajukan bantuan benih untuk membantu para petani yang terdampak,” ujarnya.
Ia menuturkan, bantuan benih padi tersebut diharapkan dapat meringankan beban petani, terutama mereka yang mengalami kerusakan tanaman akibat banjir maupun kekeringan.
Dengan adanya bantuan tersebut, petani diharapkan dapat kembali melakukan penanaman dan menjaga produktivitas pertanian.
“Selain melakukan pendataan lahan terdampak, kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta petugas lapangan untuk memantau kondisi sawah,” katanya.
Terpisah, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak, Rahmat, mengatakan usulan bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah membantu petani yang mengalami kerugian akibat bencana, baik banjir maupun kekeringan.
“Semoga usulannya direalisasikan oleh Kementerian Pertanian. Sehingga, dapat membantu para petani,” kata mantan Camat Cibadak tersebut.
Reporter: Nurabidin – Editor: Aas Arbi

