• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Cilegon

Dorong Pelestarian Bahasa Jawa Cilegon, Dewan Soroti Kekurangan Guru Bebasan

Adam Fadillah by Adam Fadillah
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:51
in Cilegon
0

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon Ahmad Aflahul Aziz mendorong Pemkot Cilegon memperkuat pelestarian Bahasa Jawa Cilegon atau Bebasan di sekolah.

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Persoalan kekurangan pengajar Bahasa Jawa Cilegon atau Bebasan di sejumlah sekolah mendapat perhatian Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon.

Pemerintah daerah didorong tidak hanya menambah jumlah guru, tetapi juga memastikan keberlanjutan bahasa dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Cilegon.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon Ahmad Aflahul Aziz mengatakan, persoalan pengajar Bebasan perlu disikapi secara serius. Namun, solusi yang diambil tidak harus selalu berupa penambahan guru formal.

Menurutnya, Bebasan tidak sekadar menjadi mata pelajaran di sekolah. Di dalamnya terdapat bahasa, tata krama, serta nilai-nilai kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi muda.

“Bebasan bukan sekadar mata pelajaran. Di dalamnya ada bahasa, tata krama dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas Cilegon,” ujar Aziz.

Ia mengingatkan, Pemerintah Kota Cilegon sebenarnya telah memiliki landasan regulasi untuk menjaga keberadaan Bahasa Jawa Cilegon.

Regulasi tersebut tertuang dalam Perwali Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penggunaan, Pengembangan dan Pemeliharaan Bahasa Jawa Cilegon.

Karena itu, menurut Aziz, tantangan saat ini bukan lagi sekadar membuat regulasi, melainkan memastikan aturan tersebut benar-benar diterapkan.

“Kita sudah memiliki regulasi. Sekarang bagaimana memastikan regulasi itu benar-benar hidup di sekolah dan di tengah masyarakat,” katanya.

Aziz mendorong Pemkot Cilegon melakukan pemetaan kebutuhan pengajar Bebasan di seluruh sekolah.

Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui sekolah mana yang mengalami kekurangan tenaga pengajar maupun guru yang memiliki kompetensi Bahasa Jawa Cilegon.

Selain pemetaan, peningkatan kompetensi guru yang sudah ada juga dinilai penting.

Pelatihan Bebasan dapat menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan pengajar tanpa harus selalu melakukan penambahan guru formal.

Di sisi lain, Ahmad meminta pemerintah membuka ruang bagi budayawan, sesepuh dan praktisi budaya untuk terlibat dalam pembelajaran Bebasan di sekolah.

“Kita tidak harus selalu mencari solusi dengan menambah guru formal. Cilegon memiliki banyak orang yang memahami bahasa dan budaya lokal. Pengetahuan mereka perlu diwariskan kepada generasi muda melalui mekanisme yang baik dan sesuai aturan,” tuturnya.

Menurutnya, keterlibatan para pelaku budaya dapat menjadi solusi atas keterbatasan pengajar sekaligus memperkaya pembelajaran Bebasan.

Para budayawan dan sesepuh dapat dilibatkan sebagai narasumber maupun pendamping dalam kegiatan pembelajaran dan kebudayaan.

Ahmad juga mendorong digitalisasi Bahasa Jawa Cilegon. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk membuat Bebasan lebih mudah dipelajari dan dekat dengan kehidupan generasi muda.

Digitalisasi tersebut dapat dilakukan melalui penyusunan kamus digital, materi pembelajaran kreatif berbasis teknologi, hingga pengembangan konten edukasi Bahasa Jawa Cilegon.

“Anak-anak kita hidup di zaman digital. Maka Bebasan juga harus hadir dengan cara yang dekat dengan mereka,” ujarnya.

Tak hanya melalui pembelajaran di kelas, Ahmad mengusulkan kegiatan festival dan kompetisi Bebasan di kalangan pelajar.

Kegiatan tersebut dinilai dapat menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerahnya sendiri.

Ia juga meminta implementasi Perwali Nomor 57 Tahun 2017 dievaluasi secara berkala.

Evaluasi diperlukan untuk memastikan kebijakan penggunaan, pengembangan dan pemeliharaan Bahasa Jawa Cilegon tidak berhenti pada tataran regulasi.

Fraksi Gerindra, kata Ahmad, siap mendorong agar pelestarian Bebasan masuk dalam perencanaan dan program pemerintah daerah.

“Kita ingin Cilegon terus maju sebagai kota industri, tetapi tetap memiliki akar budaya yang kuat. Modernitas dan kearifan lokal harus berjalan bersama,” pungkasnya.

Enam Solusi yang Didorong Gerindra

  1. Pemetaan kebutuhan pengajar Bebasan di seluruh sekolah.
  2. Pelatihan guru untuk memperkuat kompetensi Bahasa Jawa Cilegon.
  3. Melibatkan budayawan dan sesepuh sebagai pengajar atau narasumber budaya.
  4. Digitalisasi Bebasan melalui kamus dan materi pembelajaran digital.
  5. Menggelar festival dan kompetisi Bebasan untuk menumbuhkan kebanggaan generasi muda.
  6. Melakukan evaluasi implementasi Perwali Nomor 57 Tahun 2017 secara berkala.

Editor: Abdul Rozak

Tags: Ahmad Aflahul Azizbahasa jawa Cilegondprd cilegonFraksi GerindraGuru Bebasan Cilegonpendidikan cilegon
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kapolresta Serang Kota Hadiri Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026

Next Post

Jadwal Lengkap Pekan Ke-2 Liga Inggris: Duel Panas Liverpool Hingga Big Match Arsenal vs Aston Villa

Next Post

Jadwal Lengkap Pekan Ke-2 Liga Inggris: Duel Panas Liverpool Hingga Big Match Arsenal vs Aston Villa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Persib vs Manila Digger di Playoff ACL Two Digelar Tanpa Penonton

Persib vs Manila Digger di Playoff ACL Two Digelar Tanpa Penonton

by Nurandi
Senin, 31 Agustus 2026 08:27
0

BANDUNG, RADARBANTEN.CO.ID – Persib Bandung akan menghadapi wakil Filipina, Manila Digger FC, pada babak pendahuluan AFC Champions League Two (ACL...

Mentrans Iftitah Sulaiman Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Pandeglang

Mentrans Iftitah Sulaiman Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Pandeglang

by Purnama Irawan
Senin, 31 Agustus 2026 08:10
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menjadi pembina upacara bendera di SMPN 1 Pandeglang, Kecamatan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.