• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Nih, Fantastisnya Upah ABK Penyelundup Sabu 1 Ton

Redaksi by Redaksi
Selasa, 18 Juli 2017 10:02
in Berita Utama, Featured, Hukum
Begini Sistem Kerja Jaringan Penyelundupan Sabu 1 Ton

Para tersangka pengirim sabu 1 ton asal Tiongkok saat diamankan di Batam. (Dalil Harahap/Batam Pos/JawaPos.com)

PETUGAS gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Depok, mengaku kesulitan untuk membongkar jaringan narkoba internasional yang dibekuk membawa satu ton narkoba jenis sabu di Anyar, Kamis (13/7) lalu.

Itu karena jaringan tersebut menggunakan sistem sel terputus, yang mana antara pelaku yang ditangkap dengan penyuplai ataupun penerima narkoba di Tanah Air mengaku tidak saling kenal.

RelatedPosts

Kejati Banten

Raih Emas Asian Para Games 2026, Atlet Asal Cilegon Dapat Hadiah Mobil dari Reda Manthovani

Sabtu, 7 November 2026 13:45
kebakaran pabrik Tangerang

BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Pengobatan 20 Korban Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 13:33
bantuan keuangan desa

Pemprov Banten Siapkan Kenaikan Bantuan Desa pada 2027

Sabtu, 7 November 2026 12:44
Ekonomi Kreatif Banten

Dimyati Dorong Produk Kreatif Banten Tembus Pasar Global, Ini Strateginya

Sabtu, 7 November 2026 11:24

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wastito mengatakan, jaringan narkoba asal Taiwan yang diamankan berjumlah delapan orang.

Tiga orang ditangkap di Anyar, sementara lima orang ditangkap di kapal Wanderlust.

“Para pelaku yang diamankan ini umumnya sebagai transporter. Mereka menerapkan sistem sel terputus, jadi dengan penyuplai atau penerima (narkoba) tidak saling kenal. Mereka juga masih tutup mulut terkait jaringan lain atau sepak terjang mereka,” ujar Setyo seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Sistem jaringan yang tertata rapi tersebut diakui Setyo, menyulitkan polisi dan instansi penegak hukum terkait, untuk mengusut tuntas semua jaringan yang terlibat dengan penyelundupan satu ton sabu itu.

“Selain itu mereka juga menggunakan sistem IT yang cukup canggih, jadi memang agak susah untuk menelusuri semuanya,” tutur Setyo.

Bahkan sampai siang kemarin, polisi juga belum bisa memastikan apakah ada keterlibatan warga negara Indonesia atau tidak terkait jaringan narkoba tersebut.

“Karena sistem sel terputus itu, makanya keterlibatan WNI dalam kasus ini belum bisa dipastikan,” ungkap Setyo saat menggelar konfrensi pers bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian di Pelabuhan Bea dan Cukai tipe B Batam di Tanjunguncang, Batuaji, Senin (17/7) sore.

Namun demikian Setyo meyakinkan bahwa ada keterlibatan WNI dalam jaringan narkoba internasional tersebut.

“Pasti ada (keterlibatan WNI), karena ada yang nyediain mobil, tempat mereka bawa barang di Anyar tentu ada peran orang kita, cuma saat ini penyelidikan belum sampai ke sana,” katanya lagi.

Untuk mengusut tuntas kasus penyelundupan narkoba terbesar di Indonesia itu, pihaknya tetap bekerja maksimal dengan menggandeng kepolisian di negara-negara terkait.

“Tentu kita tak bisa kerja sendiri. Ini jaringan internasional makanya semua pihak kita gandeng termasuk kepolisian Taiwan, Tiongkok ataupun negera-negara yang berkaitan,” tuturnya.

Terkait peran delapan tersangka yang sudah diamankan itu, kata Setyo baru mengaku sebagai pengantar barang. Masing-masing mereka mengaku diupah sebesar Rp 400 juta untuk mengantar narkoba tersebut.

“Pemilik kapal sudah terdeteksi di Tiongkok, tapi kapal ini berbendera negara Sieraleon (Afrika). Narkoba juga diambil dari Cina, cuma yang ditangkap ini warga negara Taiwan,” ujar Setyo. (eja/JPNN)

Tags: Penggerebekan Narkoba 1 Ton
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ya Ampun…Tak Tahan Dikekang, Dua Siswi SMP Bikin Skenario Ngeri

Next Post

Angka Kemiskinan di Banten Naik

Next Post
Angka Kemiskinan di Banten Naik

Angka Kemiskinan di Banten Naik

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
serapan pupuk subsidi

Serapan Pupuk Subsidi Banten Belum Optimal, Petani Terkendala Cuaca dan Pendataan

Jumat, 6 November 2026 20:06
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Hari Ke-12 Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Dua Lokasi di Cikupa

Hari Ke-12 Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Dua Lokasi di Cikupa

Jumat, 6 November 2026 12:42
Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Banten 2026, Pemkab Pandeglang dan Lebak Gagal Raih Predikat Informatif

Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Banten 2026, Pemkab Pandeglang dan Lebak Gagal Raih Predikat Informatif

Jumat, 6 November 2026 12:04
Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Jumat, 6 November 2026 06:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Sungai Cisadane

Cisadane Bukan Saluran Buang, Pengamat Desak Pemulihan Sungai

by Syaiful Adha
Sabtu, 7 November 2026 15:48
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Sungai Cisadane menghadapi tekanan akibat perkembangan kawasan perkotaan, aktivitas industri, dan persoalan limbah. Pengamat lingkungan mendesak pemulihan sungai...

pembangunan jalan poros desa di Lebak

42 Titik Jalan Poros Desa di Lebak Dibangun

by Nurabidin
Sabtu, 7 November 2026 14:46
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memiliki komitmen untuk terus menuntaskan pembangunan infrastruktur poros jalan desa. Hal ini juga...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.