KRAMATWATU – Seekor ular sanca kembang sepanjang dua meter meresahkan warga Kompleks Bukit Kramatwatu Indah, Kecamatan Kramatwatu, Sabtu (20/7). Ular yang berada di salah satu rumah warga masuk melalui jendela itu berhasil ditangkap dan diamankan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya langsung mengirimkan enam personel ke lokasi setelah menerima laporan adanya ular di Bukit Kramatwatu Indah sekira pukul 09.00 WIB. Ular dapat ditangkap dan diamankan petugas sekira 45 menit kemudian.
“Ularnya jenis sanca kembang. Sekarang kondisinya sudah aman,” tegas Nana yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.
Berdasarkan kronologi yang diceritakan warga, kata Nana, ular ditemukan pukul 05.00 WIB oleh pemilik rumah setelah mendengar suara benda jatuh yang ternyata seekor ular sanca kembang. Ular masuk sampai kamar. Karena panik, pemilik rumah sempat memukul ular sehingga membuat bagian kepala ular terluka. “Sekarang ular sudah diamankan dan dibawa ke rumah salah satu personel untuk dipelihara dulu sampai sembuh,” terangnya.
Menurut Nana, penemuan ular sanca sudah biasa. Kendati demikian, ia mengimbau, warga jangan menyakiti hewan liar yang ditemukan tanpa sengaja atau masuk ke dalam rumah. “Laporkan saja pada kami (menyebut BPBD-red), nanti kami yang urus,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Kecamatan Kramatwatu Mamak Abror membenarkan penemuan ular sanca kembang di wilayahnya. “Saya juga pernah dapat satu ular tahun lalu,” ungkapnya.
Pihaknya belum bisa memastikan ular sanca kembang berasal dari mana. Ia mengimbau warga yang menemukan ular yang tidak dalam keadaan berbahaya agar jangan menyakiti. “Semoga enggak ada ular yang masuk ke rumah warga lagi supaya aman dan tenteram,” harapnya. (Daru/RBG)










