TANGERANG – Suasana sejuk dan asri terasa sekali di Desa Mekarkondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Maklum saja, desa yang memiliki luas lahan sekitar 103,320 hektare itu memang masih didominasi dengan lahan persawahan yang menghijau.
Kepala Desa Mekarkondang Muhamad Sopa Marwah mengatakan, desa yang ia pimpin merupakan pemekaran dari Desa Kosambi pada 1984. Menurutnya sampai saat ini, wilayahnya masih didominasi area persawahan. ”Dari total luas wilayah, sekitar 60 persen merupakan area persawahan yang masih produktif hingga sekarang, termasuk menjadi pemasok beras di sekitarnya,” katanya.
Untuk itu, dengan wilayah pertanian yang luas tersebut, pasokan beras untuk warga cukup melimpah di desa ini. Bahkan sebagian pasokan beras hasil tani itu disebar ke warung-warung untuk didistribusikan ke warga penerima bantuan pangan nontunai.
”Beras di desa kami berkualitas. Jadi untuk yang didistribusikan ke warung-warung kita kemas ukuran sekitar 5-7 kilogram yang digabung dengan barang sembako lainnya. Dengan begitu, masyarakat penerima bantuan tersebut tidak lagi repot berbelanja kebutuhan sembako karena semua ada,” terang lelaki yang akrab dipanggil Sopa.
Lanjutnya, selain potensi pertanian, desa yang memiliki lima rukun warga (RW), dan 16 rukun tetangga (RT), serta tiga kejaroan itu juga memiliki home industri mukena yang sudah berlangsung dari tahun 2014 lalu. Home industri mukena ini juga sudah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia di antaranya Bogor dan Palembang. Dan sekarang menjadi usaha potensi badan usaha milik desa (BUMDes).
”Usaha mukena itu sudah kami rangkul agar semakin berkembang dan akan menjadi usaha unggulan di BUMDes. Diharapkan pasarnya semakin luas dan semakin banyak masyarakat yang mau ikut serta menjadi pelaku usaha mukena home industri,” bebernya.
Desa asri ini memiliki jumlah penduduk 6.716 jiwa dengan 2.117 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut laki-laki berjumlah 3.495 dan perempuan berjumlah 3.221 jiwa. Secara administratif, desa ini berbatasan dengan Desa Rawakidang di sebelah utara, di selatan berbatasan dengan Desa Kayubongkok dan Desa Kosambi, sebelah barat berbatasan Desa Kosambi dan Desa Kayubongkok, sebelah timur Desa Pakualam dan Desa Kayubongkok.
Sedangkan untuk visinya terwujudnya pemerintah yang lebih baik, amanah, akuntable, dan modern memiliki berbagai program pemberdayaan dan pembangunan. Serta misi memberikan pelayanan modern, melayani dengan sapa dan senyum, pembangunan infrastruktur desa, menghidupkan organisasi kepemudaan, serta tertib administrasi.
”Alhamdulillah semua program di 2018 lalu sudah terlaksana seratus persen. Kami juga membangun gedung desa yang sudah tidak layak pakai karena 36 tahun tidak diperbaiki, tapi sekarang gedung tersebut jadi lebih nyaman untuk melakukan aktivitas pelayanan di kantor desa,” ungkapnya. (pem/rb/sub)
Akses Tol Langsung Jadikan Paramount Petals Sebagai Kota Mandiri yang Berkelanjutan
TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Di tengah pesatnya perkembangan pada koridor barat Jakarta, kota mandiri Paramount Petals terus berevolusi sebagai kawasan hunian...
Read moreDetails









