KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang menyiapkan strategi matang untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Banten (Porprov) VII yang akan digelar di Tangerang Selatan pada 2026.
Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu, mengatakan pihaknya telah menyusun blueprint atau cetak biru strategi pembinaan atlet sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Salah satu terobosan yang dilakukan adalah menggandeng akademisi dan tenaga ahli dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk memperkuat tim Strength and Conditioning.
Menurut Eka, pendekatan sport science ini diterapkan untuk memantau serta mengevaluasi perkembangan fisik dan teknik para atlet secara lebih akurat.
“Jadi kami tidak ingin main-main. Persiapan sudah kami mulai sejak 2024 dan akan terus meningkat hingga 2026. Kami juga melibatkan pakar olahraga untuk memastikan teknik dan kondisi fisik atlet terpantau dengan baik,” kata Eka, Selasa 17 Maret 2026.
Selain itu, KONI Kabupaten Tangerang juga telah mengambil langkah strategis dalam menyusun komposisi kontingen. Salah satunya dengan “mengikat” sekitar 150 atlet peraih medali emas pada Porprov VI tahun 2022 lalu agar tetap menjadi bagian dari skuad.
Tidak hanya itu, para atlet peraih medali perak dan perunggu, serta atlet berprestasi pada ajang kejuaraan nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), juga dimasukkan dalam skema pembinaan jangka panjang.
Saat ini, Kabupaten Tangerang tengah mempersiapkan kekuatan di sekitar 40 hingga 60 cabang olahraga (cabor). Jumlah tersebut masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari KONI Provinsi Banten terkait cabor yang akan dipertandingkan dalam Porprov VII Banten.
“Alhamdulillah, kami sudah menyiapkan perencanaannya. Intinya, kami ingin merebut kembali gelar juara umum dengan persiapan yang sematang mungkin,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











