CILEGON – Pengurus Paguyuban Lurah Kota Cilegon dikukuhkan, di Lembah Pinus, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua Paguyuban Lurah Kota Cilegon, Tafriji menyatakan, selain pengukuhan, juga dilakukan rapat kerja membahas berbagai program untuk mendukung jalannya pembangunan dan proses pelayanan kepada warga.
“Intinya keberadaan paguyuban ke depan harus terus mendorong program pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon,” katanya, Senin (30/9).
Tafriji menjelaskan, pihaknya juga berharap di kepengurusan yang baru bisa membuat para lurah lebih solid sehingga koordinasi nanti bisa terbangun lebih baik demi kemajuan Kota Cilegon.
“Kami ingin kepengurusan ini bisa lebih baik dan solid. Sebab, paguyuban ini adalah organisasi untuk bersama satu sama lain saling berkoordinasi, khususnya soal program pembangunan,” imbuhnya.
Ditambahkan Tafriji, sinergisitas diharapkan terbangun bukan hanya sesama lurah. Namun, dengan organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga berbagai program yang sasarannya pembangunan sumber daya manusia (SDM) bisa dikerjasamakan dengan baik.
“Sekarang ini banyak program dinas yang menjadi mandatory. Tentu ini butuh komunikasi dan sinergisitas yang baik, sehingga program tersebut bisa berjalan dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Lurah Kota Cilegon, Burhanudin menyatakan, pihaknya berterima kasih kepada segenap pejabat yang hadir, utamanya Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati yang sudah memberikan arahan.
Dengan arahan tersebut
diharapkan para lurah semakin semangat dalam rangka membantu Pemkot Cilegon
menjalankan programnya. “Kami harap ini menjadi motovasi yang bisa menjadikan lurah bisa
lebih semangat dalam mengawal program Pemkot, baik bidang perekonomian,
pengembangan, SDM dan juga kesejahteraan warga,” imbuhnya. (brp/ibm/ags)









