KASEMEN – Lingkungan Margaluyu, RT 23 RW 05, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal. Warganya pun berharap, instalasi pengelolaan limbah cair ini bisa menjadi nilai lebih di Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.
Ketua RT 23 RW 05, Lingkungan Margaluyu, Omon mengungkapkan bahwa IPAL komunal itu menjadi salah satu modal lingkungannya. IPAL komunal ini, sebutnya, telah terhubung ke semua rumah warga RT 23. “Jadi, di lingkungan kita mah sudah tidak ada dolbon (sebutan buang air besar di kebun-red). Setiap rumah ada jambannya,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Omon juga menyampaikan, saluran pembuangan air juga menjadi modal lingkungannya di LRLA. Alasannya, kondisi bangunannya sudah baik. Salurannya tidak mampet karena warga RT ini diklaim telah sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Menghadapi LRLA, perkampungan ini pun sudah mulai hijau dan berbunga. Ketua RW 05, Lingkungan Margaluyu, Nanang Suryana mengatakan, penanaman tanaman hias dan bunga mulai dilakukan warga RT 23 secara mandiri di tiap rumah.
“Penghijauan sudah berjalan di rumah masing-masing warga. Tinggal gotong royong yang belum, karena ada imbauan tidak boleh kumpul-kumpul dulu,” jelas Nanang. “Meski belum bergotong royong, warga sudah diminta terus menjaga kebersihan dan menata penghijauan di lingkungan rumah masing masing,” tambahnya.
Sistem keamanan lingkungan (siskamling) di RT 23 masih berjalan. Warga perkampungan ini, ujar Nanang, rutin melaksanakan ronda malam sesuai jadwal di pos ronda. “Yang belum itu kelompok sadar hukum sama kelompok pemuda sadar lingkungan,” tutupnya. (rio/don)








