SERANG – Jaka Sendani (36) pedagang buah keliling asal Sempu Karundang, Kelurahan Karundang Cipocokjaya, berkeliling Kota Serang dengan memasang bendera putih di atas keranjang buah kosong dibagian belakang motor, Senin (26/7).
Langkah tersebut dilakukan Jaka Sendani sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk Kota Serang.
Pria berumur 36 itu berkeliling sejak pukul 10.00 WIB dimulai dari jalur lingkar selatan ke arah pasar royal, melalui jalur protokol berputar di tugu debus Kota Serang Baru, dan beristirahat di Kantor Bersama Kota Serang, Ciceri.
“Ini aspirasi. Saya mohon ke pemerintah, PPKM ini kebijakannya ditinjau ulang, saya sangat terdampak Enggak bisa jualan, buah-buahan,” ujar Jaka kepada wartawan.
Jaka mengaku, saat ini dirinya tak bisa berjualan karena sejak Juni-Juli kekurangan modal dan kesulitan mendapatkan pasokan buah-buahan yang dijual yaitu, salak dan jeruk. “Kalau normal, per hari bisa jual 30 kg salak dan 30 kg jeruk. Sekarang susah dapat barangnya. Kalau pun ada harganya mahal,” katanya.
“Kalau sebelumnya berjualan tiap hari, sekarang, seminggu paling 2 hari. Intinya saya nyerah kebijakan pemerintah (PPKM),” tambah pria beranak dua itu. (Fauzan Dardiri)











