SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 571 warga binaan di Rutan Kelas IIB Serang menikmati hidangan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Menariknya, sejumlah warga binaan juga turut ambil bagian dalam ibadah kurban melalui sistem kolektif.
Rangkaian kegiatan Idul Adha di Rutan Serang diawali dengan pelaksanaan salat. Kemudian pemotongan hewan kurban yang nantinya diolah dan dibagikan kepada seluruh warga binaan, Rabu, 27 Mei 2026.
Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Rangga Permata mengatakan, seluruh warga binaan menerima makanan berbahan dasar daging kurban. “Salat Idul Adha dulu, kemudian pemotongan hewan kurban. Nanti disesuaikan, kita masak, kita distribusikan ke mereka,” ujar Rangga.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Rutan Serang menerima 4 ekor sapi dan 7 ekor kambing kurban. Belasan ekor kurban itu berasal dari berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah. Proses penyembelihan dilakukan oleh panitia internal yang terdiri dari pegawai rutan.
7 Warga Binaan Patungan Beli Sapi
Hal menarik dalam pelaksanaan kurban kali ini datang dari partisipasi warga binaan sendiri. Menurut Rangga, ada tujuh warga binaan yang ikut berkurban melalui skema patungan hingga akhirnya terkumpul menjadi satu ekor sapi. “Ada 7 warga binaan yang berkurban kambing, hingga akhirnya dikolektifkan menjadi 1 ekor sapi,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan kurban di lingkungan rutan tidak sekadar menjadi agenda peringatan hari besar keagamaan. Tapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter. “Selain itu memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan spiritualitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan,” tuturnya.
Sementara itu, berbeda dengan layanan saat Hari Raya Idul Fitri, pihak Rutan Serang meniadakan kunjungan keluarga selama Idul Adha. Kebijakan itu diterapkan agar seluruh petugas dapat fokus menjalankan rangkaian kegiatan kurban. Mulai dari penyembelihan, pengolahan makanan, hingga pendistribusian kepada warga binaan.
“Kalau hari raya Idul Kurban tidak ada kunjungan. Kalau Idul Fitri ada. Hari ini tidak ada kunjungan karena kami fokus ke pemotongan, pengolahan, dan distribusi,” tutur Rangga.
Melalui pelaksanaan kurban tersebut, ratusan warga binaan tetap dapat merasakan suasana kebersamaan serta makna Hari Raya Idul Adha meski berada di balik tembok rutan.
Editor : Rostinah











