LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusar) Kabupaten Lebak menyebut bahwa minat baca warga Lebak khususnya anak-anak sudah mulai membaik.
Hal itu seiring dengan adanya Perpustakaan Saija Adinda yang bersampingan dengan Museum Multatuli di Rangkasbitung dan banyaknya Taman Baca Masyarakat (TBM) di berbagai daerah di Kabupaten Lebak.
“Alhamdulillah minat baca kita semakin baik, dan saya kira sudah mulai masuk ke kategori sedang. Namun kita harus terus berupaya meningkatkan minat baca khususnya bagi anak-anak,” kata Kepala Dispusar Lebak Robert Chandra saat ditemui, Minggu (5/6).
Kata Robert, capaian minat baca itu sendiri tidak terlepas dari peran aktif para penggiat literasi yang dirinya sebagai motor penggerak minat baca warga Lebak.
Menurutnya, penggiat literasi memiliki peran penting untuk meningkatkan minat baca warga hingga pelosok daerah.
“Saat ini kita masih kekurangan sarana untuk memfasilitasi para anak untuk membaca buku, baik itu seperti perpustakaan keliling, maupun TBM. Untuk itu, saat ini kita sangat membutuhkan para penggiat literasi yang aktif didaerah masing-masing,” katanya.
Penggiat literasi lokal yang tidak lain merupakan putra daerah, kata Robert, sangat lah dibutuhkan untuk mendongkrak minat baca masyarakat. Karena kata Robert, penggiat literasi lokal akan berbeda dengan penggiat literasi yang berasal dari luar daerah.











