LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Gempa bumi berkekuatan Magnitude (M) 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Lebak pada Minggu 4 September 2022 sekira pukul 17.28. WIB.
Berdasarkan rilis dari BMKG, Episenter gempa itu terletak pada koordinat 7.28 LS dan 106.12 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 km Barat Daya Bayah, Banten pada kedalaman 25 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas persesaran bawah laut.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Sukabumi, Banjarsari, Bayah, Cijaku, Cibeber dan wilayah Lebak bagian selatan lainnya dengan Skala Intensitas II – III MMI.
Warga Kecamatan Panggarangan, Anis Faisal Reza mengaku merasakan guncangan gempa itu. Bahkan guncangan gempanya cukup kuat.
“Cuman 1 detik, tapi kerasa banget guncangannya,” kata Anis kepada Radar Banten.
Anis menuturkan, pasca merasakan guncangan gempa, ia dan anggota keluarganya ke luar rumah untuk melakukan evakuasi khawatir adanya gempa susulan.
“Setelah dirasakan aman, kita kembali ke rumah dan mengecek bagian rumah. Dan alhamdulillah tidak ada kerusakan, sejauh ini masih aman,” kata Anis yang juga sebagai ketua komunitaa Gugus Mitigasi Lebak Selatan.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, pasca terjadinya gempa ia telah mengintruksikan kepada para relawan di 28 Kecamatan di Kabupaten Lebak untuk melaporkan kondisi pasca gempa.
“Teman-teman sudah diinstruksikan ke jejaring dibawahnya, tapi karena karena skala II sampai III MMI, kemungkinan rumah rusak kecil walaupun tidak menutup peluang ada. Jika ada update, akan diinfokan kembali,” kata Febby.
“Dan alhamdulillah hingga kini kita tidak menerima adanya laporan kerusakan dan gempa susulan,” tambahnya.
Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan segera melakukan evakuasi dini jika terjadi gempa susulan dengan skala yang lebih besar.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana











