Puluhan Warga Terancam Kehilangan Pekerjaan
RADARBANTEN.CO.ID – Rukun Warga Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera turun tangan untuk mengatasi kemelut kawasan wisata Situ Gintung 3 yang ditutup ahli waris sejak Jumat 9 September 2022.
“Di kawasan wisata Situ Gintung 3 ini terdapat sejumlah usaha dan puluhan pegawai yang selama ini menggantungkan hidupnya. Maka dengan penutupan ini mereka menjadi kehilangan pekerjaan,” kata Afiffudin Ketua RW 05 Kelurahan Cireundeu, Sabtu, 10 September 2022.
Dia menjelaskan, penutupan Kawasan Situ Gintung 3 disebabkan terjadinya sengketa lahan antar keluarga. Masing-masing keturunan ahli waris mengklaim bahwa tanah itu adalah miliknya. Karena tidak tercapai kesepakatan akhirnya terjadi penutupan.
Penutupan akses ke Kawasan Wisata Situ Gintung 3 diketahui sejak Jumat pagi, ketika sejumlah warga dan karyawan, serta anak sekolah yang hendak belajar tidak bisa masuk ke areal tersebut. Dan di depan pagar seng yang membentang sepanjang batas kawasan Situ Gintung 3 tertulis secarik kertas utuh dengan kata-kata “TUTUP TIDAK ADA KEGIATAN”
“Di Situ Gintung 3 dikenal sebagai tempat wisata umum sejak tahun 1970-an atau sejak 50 tahun lalu. Di dalam kawasan wisata ini terdapat lapangan tenis, lapangan panahan, kebun edukasi, sekolah Bunayya, area outbond, rumah makan, dan aula untuk pertemuan,” jelasnya.
Afiffudin menambahkan, Pemkot Tangsel sering mengadakan acara di kawasan wisata ini. Termasuk Festival Tangsel 2022 diadakan di tempat tersebut. Baik Pak Walikota Benyamin Davnie maupun Ibu Walikota Airin Rachmi Diany beberapa kali menghadiri acara di tempat wisata yang rindang tersebut.
“Karena selain sebagai tempat wisata, area Situ Gintung 3 yang berada persis di sisi selatan Situ Gintung adalah tempat resapan air dan paru-paru Kota Tangsel. Karena di dalamnya masih terdapat pohon-pohon besar dan rindang penyejuk lingkungan,” ungkap Afiffudin.
Karena pentingnya peran Situ Gintung 3 sebagai salah satu kawasan hijau dan sumber mata pencaharian penduduk di Tangsel, Dirinya meminta Pemkot untuk segera turun tangan menyelesaikan masalah penutupan kawasan wisata tersebut. “Harapannya segera dibuka kembali,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi











