CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Bakal calon legislatif atau bacaleg berbondong-bondong datangi Badan Narkotika Nasional Kota Cilegon untuk menjalani tes urine.
Tes urine dilakukan guna memenuhi syarat untuk bisa mendaftar sebagai bacaleg di pemilihan legislatif atau pileg tahun depan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari BNN Kota Cilegon, sudah ada 21 orang vacaleg yang datang untuk menjalani tes tersebut.
Puluhan bacaleg berasal dari Partai Demokrat dan Partai Golkar.
“17 orang dari Partai Demokrat dan empat orang bacaleg dari Partai Golkar. Semuanya negatif narkoba,” ujar Humas BNN Kota Cilegon Iqbal Fahmi, Rabu, 3 Mei 2023.
Setelah melakukan tes urine, BNN Kota Cilegon mengeluarkan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN).
BNN Kota Cilegon masih terus membuka pelayanan pemeriksaan narkotika untuk bacaleg maupun masyarakat umum.
Metode pemeriksaan yang dilakukan berupa screen narkotika dengan metode immunoassay urine reagen tujuh dan screen assist oleh petugas.
Pada metode ini, hasil pemeriksaan bisa dilihat langsung oleh pemohon dan petugas yang melakukan pemeriksaan dengan tingkat keakurat cukup tinggi.
“Kita pakai tujuh parameter dan screen assist, jadi artinya selama pemeriksaan itu pemohon dan petugas bisa melihat hasilnya secara langsung,” ujarnya.
Untuk diektahui, SKHPN menjadi salah satu syarat bagi kader partai politik untuk mencalonkan diri pada pileg baik itu ditingkat daerah, provinsi, hingga di DPR RI.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi menjelaskan, hingga Rabu 3 Mei 2023, belum ada partai yang mendaftarkan bacaleg.
“Belum ada yang daftar, cuma ada yang konsultasi saja,” ujar Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aas Arbi

