SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024 akan menjadi perhatian khususnya bagi warga Banten. Beberapa nama tokohsudah muncul dan akan turut meramaikan bursa Pilgub Banten nanti.
Seperti Rano Karno, Wahidin Halim, Airin Rachmi Diany, dan Gembong R Sumedi.
Dr. Harits Hijrah Wicaksana, peneliti Banten Institute for Governance Studies (BIGS) sekaligus pengamat kebijakan publik dan politik, mengatakan, Pilgub Banten itu akan berpusat di Dapil Banten III yang meliputi Tangerang Raya.
Hal itu sebab, dapil Banten III memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak dibandingkan dapil lainnya. Bahkan, setengah DPT dari total jumlah 8,842,646 pemilih berada di dapil Banten III.
“Kita bisa melihat analisisnya, kalau saya coba merujuk pada DPT ya, saya melihat peta pertarungan dapil I ini bukan menjadi dapil penentu kemenangan, karena dapil penentu kemenangan ya tetap di Tangerang Raya yaitu dapil Banten III. Kita tahu bahwa calon-calon yang keluar namanya ini di beberapa survei masih orang-orang lama, seperti pak WH dan Rano Karno,” kata Harits kepada Radar Banten, Minggu 27 Agustus 2023.
Menurutnya, terdapat isu menarik yang tidak lepas dari konsentrasi Pilgub Banten nanti yakni perihal disparitas pembangunan antara kawasan Banten Selatan dengan Banten Utara. Yang mana, sejauh ini disparitas antara Banten Selatan dan Utara sangat menonjol, baik itu dari sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan maupun kesehatan.
“Sebetulnya menarik misalkan pertarungan memang akan menentukan itu di daerah Tangerang, tetapi memang isu yang dibangun untuk calon wakil gubernur (Cawagub) nya, saya berharap memang harus ada dari wilayah Selatan, baik itu Pandeglang atau Lebak,” ungkapnya.
Harits memandang bahwa isu pembangunan tidak bisa digemborkan di wilayah Tanggerang Raya, dan isu itu akan sangat seksi jika dijual di wilayah Banten Selatan dengan berbagai problematikanya.
“Memang kalau mau ngejual pembangunan tuh pasti di Lebak dan Pandeglang yang mana di sana masih ada persoalan tentang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan perekonomian yang kini masih jauh dari Banten Utara,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi











