SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Perumdam Tirta Albantani menargetkan sebanyak 4.000 sambungan baru dapat terpasang di tahun ini. Hal itu sebagai upaya untuk melakukan percepatan pemenuhan air bersih di Kabupaten Serang.
Direktur Utama Perumdam Tirta Albantani Eli Mulyadi mengatakan, Kabupaten Serang memiliki cakupan wilayah yang sangat luas. Untuk itu, harus ada upaya yang dilakukan untuk peningkatan layanan, termasuk menambah sambungan baru.
“Harus meningkatkan layanan, mungkin bertahap karena cakupan wilayah ini terlalu luas, makanya kita ingin perda percepatan ini untuk masuk ke wilayah utara,” katanya, Rabu 24 Januari 2024.
Ia mengaku, masih berupaya untuk menuntaskan sambungan di wilayah serang utara lantaran kondisi di sana sangat krodit dan belum maksimal.
“Ada, cuman belum maksimal, Tirtayasa, Tanara, kita dari Pontang sodetan kali mati, masih ada problem dengan masyarakat. Potensinya banyak, Carenang, Lebakwangi, Tirtayasa ke sana itu banyak potensinya makanya harus dibuka jalur itu,” jelasnya.
Namun demikian upaya tersebut belum dapat dilakukan lantaran membutuhkan biaya yang masih sangat tinggi. Untuk itu, pembukaan jalur belum dapat dilakukan dan masih menunggu perda percepatan pipanisasi.
“Kemarin harmonisasi dengan Kemenkumham. Karena harus nyantol di RPJMD, harus ada berkelanjutan dengan kepemimpinan kepala daerah. Nanti dengan Kabag Hukum dan Bapemperda akan kita komunikasikan,” jelasnya.
Untuk itu, pada tahun ini pihaknya baru menargetkan sebanyak 4.000 sambungan baru yang akan difokuskan di wilayah-wilayah perumahan yang ada di Serang Timur.
“Cikande permai sudah jelas naik 1.131 dari APBN, dari APBD juga 780. Belum perumahan tadi, termasuk Adhiyaksa dari APBN Rp8,5 miliar, pipanisasi dari kendayakan ke Puspemkab ke Adhiyaksa. Jadi dia bikin pipa baru,” jelasnya.
Selain menggaet pengembang baru, pihaknya juga berusaha masuk ke para pelaku industri yang ada di Kabupaten Serang. “Kita sedang kerja sama dengan pengembang jadi kita pemasangan pipanisasi dengan pengembang-pengembang. Kita juga rencanakan kerja sama dengan industri di Kopo,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aas Arbi











