SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Bantuan tersebut disalurkan di tujuh kecamatan yang mengalami dampak kekeringan.
Salah satu titik penyaluran berada di Desa Pedaleman, RT 02/RW 01, Kecamatan Tanara, Senin, 17 Agustus 2026.
Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan, tujuh kecamatan yang mendapat distribusi bantuan air bersih yakni Tirtayasa, Tanara, Carenang, Binuang, Petir, Bojonegara, dan Waringkurung.
Menurut Najib, distribusi air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau. Penyaluran akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur.
“Walaupun belum memenuhi 100 persen kebutuhan, insya Allah ini untuk kebutuhan ngliwet, ngopi, kemudian untuk keperluan ibadah. Semoga ini menjadi secercah harapan untuk menguatkan dan mewujudkan kebahagiaan, yaitu Kabupaten Serang Bahagia,” katanya.
Selain bantuan air bersih, Pemkab Serang juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Bulog kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Najib mengungkapkan, terdapat sekitar 19.000 kepala keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima BPNT di Kabupaten Serang.
Ia mengatakan, penanganan dampak kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemkab Serang pun mengapresiasi dukungan TNI-Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah daerah, serta pihak lainnya yang turut membantu distribusi air bersih kepada masyarakat.
Di sisi lain, Najib mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Warga yang memiliki sumber air juga diminta berbagi dengan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
“Yang memiliki sumber-sumber air di desa maupun di wilayahnya, mari kita saling berbagi, terutama untuk kepentingan rumah tangga, seperti makan, memasak, mencuci, mandi dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Najib berharap hujan segera turun sehingga tekanan terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Serang dapat berkurang.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani – Editkan: Aas Arbi

