SERANG, RADARBQNTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membangun kantor pusat PT Bank Pembangunan Daerah Banten di Jalan Veteran, Kota Serang, Jumat 14 Juni 2024.
Pembangunan kantor pusat ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, direksi PT Bank Banten, dan perwakilan tokoh pendiri Provinsi Banten.
Pembangunan kantor pusat ini dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten di eks kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Serang yang merupakan aset milik Pemprov Banten.
Pembangunan tahap pertama ini dilakukan oleh kontraktor pelaksana PT Eka Cipta Madani dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 22.642.867.500 dengan masa pengerjaan selama 239 hari kalender.
Al Muktabar mengatakan, Bank Banten merupakan bank kebangaan masyarakat Banten. Kantor pusat ini pun akan memperkuat bank plat merah milik Pemprov Banten ini.
“Cita-citanya Bank Banten ini dari aspek ekonomi dan keuangan akan memudahkan akses pembiayaan bagi segenap warga Banten,” kata Al Muktabar.
Dalam kesempatan itu, Al menegaskan kepada para Direksi Bank Banten untuk tidak melakukan suatu hal yang melanggar hukum. Pihaknya tidak akan segan untuk memproses hukum setiap tindakan yang menyalahi peraturan.
“Kita menitipkan ke segenap jajaran direksi untuk mengelola Bank Banten ini dengan benar dan tidak boleh ada aspek-aspek yang melanggar hukum, karena kita melakukan MoU dengan Kejaksaan,” katanya.
“Dan Bank Banten, tadi saya sampaikan di sana itu komisarisnya ada dari Kejaksaan Agung dan ada dari Kepolisian,” sambungnya.
Adanya Aparat Penegak Hukum (APH) di jajaran direksi Bank Banten sengaja dilakukan sebagai bentuk pengawalan dan penegakan hukum yang sesuai peraturan perundang-undangan.
Kantor ini sendiri nantinya akan menjadi pusat pelayanan yang akan mendukung operasional cabang-cabang Bank Banten lain yang tersebar se Provinsi Banten.
Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan mengatakan, pada tahap pertama ini pembangunan dilakukan sebanyak tiga lantai, dengan target pengerjaan pada akhir tahun 2024. Katanya, struktur bangunan kantor pusat ini didesain untuk bisa dikembangkan hingga menjadi enam lantai.
“Tahap pertama ini tiga lantai, tapi kita diminta agar bisa dikembangkan nantinya menjadi enam lantai. Dan tadi kita minta kepada kontraktor agar bangunan ini selesai pada bulan November ini,” pungkasnya.
Editor: Mastur











