PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pandeglang mencatat, ada 300 kejadian anak hilang atau terpisah dari orang tuanya di objek wisata pantai di Pandeglang selama libur Lebaran 2025.
“Iya betul, selama libur Lebaran ini kurang lebih ada sekitar 300 anak yang sempat terpisah dari orang tuanya,” kata Agus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu, 6 April 2025.
Tingginya jumlah pengunjung disebut menjadi salah satu faktor utama banyaknya anak yang terpisah dari keluarganya.
“Alhamdulillah, semua anak berhasil ditemukan dan dipertemukan kembali dengan orang tuanya, berkat kesiapan tim Balawista Pandeglang dan Balawista provinsi,” ujarnya.
Agus menjelaskan, ada juga 25 kasus wisatawan yang nyaris tenggelam atau terseret ombak selama libur Lebaran 2025. Mayoritas kejadian terjadi karena pengunjung berenang terlalu ke tengah laut.
“Khususnya di kawasan wisata Pantai Carita. Kemarin juga ada yang tenggelam, tapi tim kita langsung sigap dan siaga,” jelasnya.
Menurut Agus, tim Balawista terus berjaga penuh selama masa libur untuk mengantisipasi insiden serupa.
Ia juga mengimbau wisatawan untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Agus memprediksi, jumlah pengunjung pantai akan menurun mulai Senin, 7 April 2025, seiring berakhirnya masa libur Lebaran.
“Sepertinya Senin mulai sepi, karena hari Selasa sudah banyak yang mulai masuk kerja,” tandasnya.
Editor: Agus Priwandono











