• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Dedi Mulyadi Murka Saat Acara Nganjang Ka Warga: “Ini Forum Rakyat, Bukan Persikas!”

Redaksi by Redaksi
Jumat, 30 Mei 2025 09:09
in Utama
0
Dedi Mulyadi Murka Saat Acara Nganjang Ka Warga: “Ini Forum Rakyat, Bukan Persikas!”

Dedi Mulyadi nampak marah kepada suporter Persikas di acara 'Nganjang Ka Warga' pada Rabu malam (28/5/2025).

0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SUBANG – Suasana hangat dan penuh empati dalam agenda Nganjang Ka Warga di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, mendadak berubah tegang pada Rabu malam (28/5/2025).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang memimpin kegiatan itu, secara tiba-tiba meluapkan kemarahan kepada sekelompok orang di tengah kerumunan yang membentangkan spanduk dan meneriakkan yel-yel dukungan untuk klub sepak bola lokal, Persikas Subang.

“Hei berhenti kamu, ini bukan forum Persikas, ini forum saya. Siapa kamu, turunkan spanduknya, turunkan!” seru Dedi dengan nada tinggi dari atas panggung, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah tempat untuk unjuk rasa sepak bola, tetapi forum dialog dengan warga.

Tak hanya berhenti di situ, Dedi juga menambahkan dengan tajam, “Jangan sok jago di sini kamu. Nggak mikir kamu, ini bukan forum Persikas, ini forum saya dengan rakyat, mikir kamu!”

Momen kemarahan Dedi Mulyadi ini dengan cepat menyebar di media sosial, karena acara tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Humas Jabar. Tak sedikit warganet yang menyaksikan langsung perubahan suasana dari penuh haru menjadi panas hanya dalam hitungan detik.

Pasca viral, Dedi pun memberi penjelasan resmi atas insiden tersebut pada Kamis (29/5/2025). Menurutnya, kejadian itu berlangsung ketika ia tengah berdialog dengan seorang ibu yang hidup dalam kesusahan.

“Saya malam itu marah karena ada sekelompok orang yang tidak memiliki adab dalam hidupnya. Disaat air mata jatuh karena rasa empati pada derita seorang ibu yang memiliki 4 anak dan membiayai mereka hanya dengan memungut botol bekas, tapi anak-anaknya tumbuh dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan sang ibu ditinggal oleh suaminya yang menikah lagi dengan perempuan lain. Dalam suasana penuh haru itu, justru muncul kericuhan dari kelompok suporter Persikas.

“Ini berteriak yel-yel untuk menyelamatkan Persikas karena klubnya berpindah tempat dibeli oleh pihak lain. Tentunya sikap ini adalah sikap yang tidak beradab, yang menempatkan sebuah masalah tidak pada tempatnya,” lanjut Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menilai aksi tersebut menunjukkan betapa mudahnya seseorang kehilangan empati hanya demi fanatisme sempit.

Ia menyayangkan orang-orang tersebut terlalu mengedepankan ego dalam membela klub sepak bola, tetapi abai terhadap penderitaan warga di sekitarnya.

“Yang paling penting adalah bahwa hilangnya nalar rasa, hilangnya hati dan hilangnya cinta pada orang yang terlalu mengedepankan ego untuk membela klubnya, tetapi mengabaikan fakta derita yang dihadapi oleh warga di hadapan matanya,” ujarnya penuh penekanan.

Dedi juga menyadari tindakan tegasnya malam itu bisa berujung pada penilaian negatif terhadap dirinya. Ia bahkan memprediksi akan disebut sebagai pemimpin yang emosional.

Namun, ia menegaskan baginya, mendidik rakyat jauh lebih penting daripada sekadar menjaga citra atau elektabilitas.

“Kemarahan saya akan di-framing jadi pemimpin yang emosional dan dibawa ke mana-mana. Bagi saya itu tidak penting. Silakan saja, tapi mendidik rakyat bagi saya jauh lebih penting dari sekadar popularitas dan elektabilitas,” pungkas Dedi. (hdi)

HADI MARTADINATA/PASUNDAN EKSPRES

Baca selengkapnya di:

http://pasundanekspres.id/read/news/pe-174852509047/dedi-mulyadi-ungkap-alasan-marah-ke-suporter-persikas-subang-sebut-tak-masalah-disebut-pemimpin-emosional

Ikuti informasi lainnya di
Google News: https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMKfwrQwwufC5BA
Instagram: instagram.com/pasundanekspres/
Facebook: fb.com/pasundanekspresonline
YouTube: https://www.youtube.com/@pasundaneksprestv
Tiktok: tiktok.com/@pasundanekspres_news

Tags: dedi MulyadiKang Dedi MulyadiPersikas
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ini Fasilitas di RSUD Muhammad Irsyad Djuwaeli, Ada Peralatan Canggih

Next Post

Gubernur Banten Andra Soni Akui Lambatnya Relokasi Korban Banjir di Huntara Cigobang Selama Lima Tahun 

Next Post
Gubernur Banten Andra Soni Akui Lambatnya Relokasi Korban Banjir di Huntara Cigobang Selama Lima Tahun 

Gubernur Banten Andra Soni Akui Lambatnya Relokasi Korban Banjir di Huntara Cigobang Selama Lima Tahun 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kirab Merah Putih di Tangerang, Andra Soni Ajak Anak Muda Berani Berinovasi

by Yusuf Permana
Minggu, 16 Agustus 2026 17:38
0

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, intelektualitas, dan karya nyata. Menurutnya,...

Kirab Merah Putih di Tangerang, Andra Soni Ajak Anak Muda Berani Berinovasi

by Yusuf Permana
Minggu, 16 Agustus 2026 17:37
0

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, intelektualitas, dan karya nyata. Menurutnya,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.