LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni, mengakui bahwa proses relokasi korban banjir di hunian sementara atau huntara Cigobang, Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, berjalan sangat lambat. Lima tahun telah berlalu sejak bencana banjir terjadi, namun proses relokasi masih belum selesai.
Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, proses relokasi memang sangat kompleks dan memerlukan waktu yang lama. Namun, ia berjanji untuk mempercepat proses relokasi dan memastikan bahwa warga yang terkena dampak banjir dapat hidup dengan layak.
“Insya Allah secara bertahap kami akan melakukan upaya-upaya, salah satunya adalah melakukan pengerasan jalan agar bisa diakses oleh kendaraan berat,” ujarnya saat berada di Huntara Cigobang pada Kamis 30 Mei 2025.
“Berikutnya secara perlahan kami juga akan membangun dan merapikan atau mematangkan lahan seluas 5,4 hektare yang tadi sama-sama kita lihat bahwa memang itu agak tinggi lahannya dan secara perlahan juga nanti ada beberapa hal yang menyangkut kebutuhan masyarakat terkait hunian tetapnya kita akan laksanakan,” lanjut Andra.
Ia memohon dukunga kepada pihak terkait untuk bisa segera merealisasikan pembangunan hunian tetap (huntap) tersebut. Bahkan, ia juga mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kesiapan tanahnya itu.
“Kami mohon dukungannya mohon doanya juga agar apa yang kita niatkan ini bisa terlaksana dalam waktu tidak lama. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini BNPB dan Kementerian Perumahan Rakyat dan telah dilakukan penelitian yang berkaitan dengan geologinya dan insyaallah dalam waktu dekat hasilnya akan disampaikan,” ungkapnya.
Andra juga tidak menampik dan mengakui lambannya penanganan terhadap korban banjir bandang tersebut, karena selama lima tahun terakhir, warga korban banjir bandang harus hidup terlunta-lunta di hunian sementara (huntap). Sehingga penanganan masyarakat yang masih tinggal di Huntara menjadi catatan.
“Gini ya kita mau melihatnya kedepan, jadi kalau seandainya kita selalu melihatnya kebelakang, ya kita jadikan catatan bahwa kita agak terlambat menangani permasalahan ini dan sehingga saya dengan pak Hasbi akan terus berkoordinasi supaya apa yang diharapkan oleh masyarakat yang menghuni huntara ini segera kita bisa realisasikan,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











