RADARBANTEN.CO.ID – Rabun jauh atau miopia menjadi salah satu gangguan penglihatan paling umum yang dialami oleh orang di bawah usia 40 tahun. Kondisi ini membuat penderitanya kesulitan melihat benda dari jarak jauh, seperti membaca rambu lalu lintas, namun masih bisa melihat objek dekat dengan jelas.
Ciri khas rabun jauh biasanya ditandai dengan sering menyipitkan mata, mata tegang, sakit kepala, hingga kelelahan saat mengemudi atau berolahraga. Sayangnya, gejala ini kerap tidak disadari banyak orang.
Rabun jauh terjadi karena bentuk bola mata yang terlalu panjang atau adanya masalah pada kekuatan fokus kornea dan lensa mata. Akibatnya, cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat di retina, melainkan di depan retina.
Rabun jauh juga bisa disebabkan oleh kornea atau lensa yang terlalu melengkung, dan faktor keturunan turut berperan.
Meski tidak bisa disembuhkan secara total, perkembangan rabun jauh bisa diperlambat. Berikut beberapa tips yang dikutip dari kanal YouTube Ini Kata Dokter:
- Rutin Periksa Mata
Jangan tunda ke dokter mata jika mulai merasakan gangguan penglihatan. Deteksi dini sangat penting. - Kontrol Penyakit Kronis
Penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi bisa memengaruhi penglihatan. Pastikan kondisi ini mendapat perawatan yang tepat agar tidak memperparah rabun jauh. - Lindungi Mata dari Paparan Sinar UV
Gunakan kacamata hitam yang mampu menghalangi radiasi ultraviolet (UV) saat berada di luar ruangan. Paparan sinar matahari secara langsung bisa merusak mata dalam jangka panjang. - Cegah Cedera Mata dengan Kacamata Pelindung
Saat bermain olahraga, memotong rumput, melukis, atau menggunakan produk dengan asap beracun, penting untuk memakai kacamata pelindung. Cedera mata bisa memperparah gangguan penglihatan. - Perbanyak Konsumsi Makanan Sehat
Sayuran hijau, buah-buahan, dan ikan yang kaya omega-3 seperti salmon dan tuna sangat baik untuk kesehatan mata. Penelitian menunjukkan pola makan sehat bisa membantu menjaga penglihatan tetap optimal. - Gunakan Lensa Korektif yang Tepat
Jangan asal pakai kacamata! Pastikan resep lensa yang kamu gunakan sesuai hasil pemeriksaan dokter mata. Menggunakan lensa yang tidak tepat justru bisa mempercepat perkembangan rabun jauh. - Perhatikan Pencahayaan Saat Beraktivitas
Membaca atau bekerja di tempat yang pencahayaannya cukup akan membantu mata tidak cepat lelah. Hindari membaca di tempat gelap atau cahaya redup. - Istirahatkan Mata Secara Berkala
Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini membantu mencegah mata lelah akibat terlalu lama menatap layar.
Editor: Abdul Rozak











