PANDEGLANG, RARARBANTEN.CO.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji asal Pandeglang pada musim haji 2025.
Kepala Kemenag Pandeglang, Lukmanul Hakim, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengikuti rapat koordinasi di Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, bersama seluruh Kemenag kabupaten/kota se-Banten. Rapat tersebut membahas teknis pemulangan jemaah dari Arab Saudi.
“Insyaallah hari Jumat nanti kami juga akan rapat bareng Pemkab Pandeglang untuk mematangkan persiapan pemulangan jemaah,” kata Lukmanul Hakim saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat 13 Juni 2025.
Diketahui, sebanyak lima kelompok terbang (kloter) akan tiba secara bertahap mulai 17 Juni 2025.
Lukmanul menyebut, jemaah asal Pandeglang tersebar di lima kloter, terdiri dari dua kloter penuh dan tiga kloter campuran. Dari total 818 jemaah yang terdaftar, satu orang batal berangkat dan satu orang meninggal dunia di Tanah Suci. Artinya, ada 816 jemaah yang akan dipulangkan.
“Kloter pertama yang akan tiba adalah Kloter 17, mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 17 Juni pukul 14.15 WIB,” jelasnya.
Selanjutnya, Kloter 33 dijadwalkan tiba pada 25 Juni pukul 04.50 WIB. Rombongan ini diperkirakan sampai di Pandeglang sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara itu, Kloter 40 yang berisi 17 jemaah, akan tiba dalam dua gelombang pada 25 dan 28 Juni.
Untuk proses pemulangan, jemaah akan dijemput dari Grand El Hajj – Asrama Haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang. Setibanya di Pandeglang, mereka akan disambut di Pendopo Kabupaten.
“Segala kebutuhan teknis sudah kami siapkan, termasuk layanan kesehatan, pengamanan, hingga pengelolaan koper jemaah,” kata Lukmanul.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari ketua kloter, seluruh jemaah dalam kondisi sehat. Saat ini, sebagian jemaah masih berada di Mekkah dan sebagian lainnya sudah berada di Madinah.
“Mudah-mudahan proses pemulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan,” harapnya.
Editor: Bayu Mulyana











