SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Satgas Cesium 137 (Cs-137) kembali melakukan rapat koordinasi untuk melakukan penanganan radiasi Cs-137. Rapat koordinasi dilaksanakan di Posko gabungan, di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
Dalam rapat tersebut diungkapkan ada sebanyak 30 KK atau sebanyak 106 yang berada di empat lokasi yang harus direlokasi agar proses dekontaminasi di titik-titik tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tidak berdampak buruk pada masyarakat.
Dari data yang diterima ada sebanyak empat lokasi yang berada di zona merah, yakni lokasi E 8 KK 32 jiwa, lokasi F KK empat jiwa, lokasi F2 19 KK 64 jiwa dan lokasi F3 2 KK 6 jiwa.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Rasio Ridho Sani mengatakan, untuk percepatan proses dekontaminasi di zona merah, warga yang tinggal di sekitar lokasi harus direlokasi.
Ini untuk melindungi kesehatan warga agar tidak terpapar radiasi saat proses dekontaminasi berlangsung.
“Karena tidak mungkin tanpa relokasi kita bisa melakukan dekontaminasi. Kalau dekontaminasi dilakukan pada saat masyarakat ada di sana, maka kemungkinan besar masyarakat akan terpapar,” ujarnya, Senin 20 November 2028.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap warga-warga yang akan direlokasi. Ada sebanyak empat titik lokasi yang akan dilakukan dekontaminasi, dari titik tersebut ada sebanyak 30 KK atau 106 jiwa yang harus direlokasi.
“Untuk itu kami meminta pemerintah daerah untuk segera menyiapkan tempat untuk relokasi warga sementara selama proses dekontaminasi berlangsung,” ujarnya.
Ia mengungkapkan adanya radiasi radio aktif di sekitar lingkungan warga karena berasal dari krikil slag yang merupakan limbah dari hasil peleburan logam.
Limbah tersebut berada di pemukiman warga karena digunakan untuk mengurung halaman rumah warga.
“Kami belum tau ini dari mana, tapi ini merupakan material yang terkontaminasi oleh radioaktif Cs-137,” ujarnya.
Nantinya, proses dekontaminasi yang dilakukan di lokasi tersebut akan dipandu langsung oleh Bapeten dan BRIN sehingga pelaksanaan dekontaminasi berjalan dengan lancar.
“Ini untuk memastikan bahwa tidak ada cross kontaminasi. Maka kita melakukan proses pengamanan-pengamanan sehingga tidak terjadi kemungkinan debu-debu yang akan masuk ke kembali ke dalam rumah-rumah warga,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, ada sebanyak 248,4 ton material terkontaminasi Cs-137 yang berhasil diangkut dari lokasi-lokasi yang tercemar oleh radiasi Cs-137. Material tersebut kemudian dibawa ke PT PMT.
“Kami bekerja terus-menerus untuk memastikan bahwa area di kawasan industri Cikande ini ya berada di yang ada di pabrik-pabrik maupun juga yang ada di luar pabrik ini di luar kawasan industri ini dapat kita tangani dengan baik.,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











