SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang memastikan stok gas elpiji tiga kilogram masih aman.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan untuk ketersediaan gas tiga kilogram di wilayah Kabupaten Serang relatif masih aman. “Selama ini dari Hiswana Migas tidak ada kendala, semuanya masih berjalan normal,” katanya, Jumat 24 April 2026.
Ia mengatakan, untuk harga elpiji tiga kilogram di sejumlah wilayah di Kabupaten Serang juga tidak mengalami kenaikan. Harganya masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
“Dari segi penyaluran mungkin karena kondisi sedang seperti ini, maka penyaluran dari distributor belum lancar, sehingga ada sedikit keterlambatan di tingkat pengecer. Ini apabila ada wilayah yang kesulitan,” ujarnya.
Ia pun mengimbau, meskipun ada kenaikan harga untuk gas 12 kilogram, namun para pelanggan khususnya yang masuk kategori masyarakat yang mampu tidak boleh beralih ke gas tiga kilogram. Karena berdasarkan ketentuan, gas tersebut diperuntukan untuk kelompok masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.
“Yang menengah ke atas tidak boleh menggunakan gas tiga kilogram, karena di tabungnya sudah ada tulisan, gas untuk keluarga miskin,” ujarnya.
Adang memastikan, kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan gas elpiji tiga kilogram dapat tetap mengaksesnya dengan baik. “Seperti pelaku UMKM, mereka masih bisa mengakses gas elpiji tiga kilogram. Jadi stok masih aman,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak








