SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Serang mulai melakukan pembenahan jalur wisata. Salah satu fokus perbaikan yakni Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur wisata Anyar–Cinangka.
PJU yang sebelumnya mati kini mulai diperbaiki guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang akan berlibur ke wilayah pesisir Kabupaten Serang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, Beny Yuarsa, mengatakan bahwa perbaikan PJU di jalur Anyar–Cinangka sudah mulai dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
“Menjelang libur Nataru, PJU di sepanjang jalan raya Anyar–Cinangka mulai diperbaiki. Jumlah titik pastinya masih dalam proses pendataan,” kata Beny, Kamis, 18 Desember 2025.
Ia menjelaskan, selain perbaikan PJU milik pusat di jalan nasional, Dishub Kabupaten Serang juga melakukan penyisiran terhadap PJU milik Pemkab Serang.
“Kami sebelumnya sudah berkoordinasi dengan BPTD agar PJU di jalan nasional, terutama jalur wisata Anyar–Cinangka, bisa diperbaiki dan ditambah titik baru,” ujarnya.
Beny mengungkapkan, berdasarkan permintaan Bupati Serang, BPTD merencanakan pemasangan sekitar 400 titik PJU baru pada tahun 2027 di sepanjang 128 kilometer jalan nasional yang melintasi Kabupaten Serang.
Langkah tersebut mendapat respons positif dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang. Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rahman, menilai perbaikan PJU menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi wisatawan.
“Di wilayah Anyar sudah mulai terlihat terang karena PJU yang mati diperbaiki. Walaupun memang belum ada penambahan titik baru,” kata Yurlena.
Namun, ia menyebutkan bahwa perbaikan PJU di wilayah Cinangka belum sepenuhnya dilakukan dan masih berlangsung secara bertahap.
“Cinangka memang belum seluruhnya, tapi nanti akan kami update lagi titik-titik yang perlu ditangani kepada Pak Kepala Dinas,” ujarnya.
Yurlena berharap penambahan PJU di titik-titik yang masih gelap bisa menjadi prioritas pada tahun 2026 mendatang.
“Supaya tidak ada lagi titik gelap di jalur Anyar–Cinangka dan wisatawan bisa merasa aman,” imbuhnya.
Meski memasuki musim hujan, Yurlena mengaku optimistis tingkat hunian hotel di kawasan Anyar–Cinangka saat libur Nataru akan tetap tinggi.
“Okupansi Oktober–November 2025 lebih baik dibanding tahun 2024. Jadi kami optimis Desember ini juga akan bagus,” pungkasnya.***











